• Sabtu, 18 April 2026

MUI Desak Pemerintah Tolak Tim Israel Bertanding di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 08:57 WIB
Ulama MUI soroti keikutsertaan Israel di ajang Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang akan berlangsung pada 19-25 Oktober di Indonesia.  (MUI)
Ulama MUI soroti keikutsertaan Israel di ajang Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang akan berlangsung pada 19-25 Oktober di Indonesia. (MUI)

KONTEKS.CO.ID – Penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta menimbulkan polemik di dalam negeri.

Polemik dipicu keiikutsertaan Israel dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang akan berlangsung pada 19-25 Oktober 2025 di Indonesia Arena tersebut.

Keikutsertaan atlet Israel dikonfirmasi langsung oleh Israel Gymnastics Federation (IGF) melalui pernyataan resminya belum lama ini.

Baca Juga: Cara Cetak Ulang KTP yang Sudah Buram, Mudah dan Gratis di Dukcapil

IGF menegaskan wakil mereka akan datang ke Jakarta untuk mengikuti kejuaraan resmi Federation Internationale de Gymnastique (FIG) itu.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI), Prof Sudarnoto Abdul Hakim, merespons kabar tersebut.

Ia mendesak pemerintah Indonesia agar bersikap tegas dan tak mengizinkan kehadiran atlet Israel dalam ajang olahraga internasional itu.

Menurut Prof Sudarnoto Abdul Hakim, langkah ini penting agar tidak menimbulkan gejolak publik, serta tetap konsisten dengan komitmen konstitusi mendukung kemerdekaan Palestina.

Baca Juga: Prihatin Tragedi Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny, MPR: Pelajaran bagi Pengelola Pendidikan

“Saya sangat gigih untuk mencegah supaya tidak ada tim olahraga, termasuk sepak bola U-20 atau pun senam artistik, yang diikuti oleh Israel. Saya sudah pernah menyampaikan agar pemerintah sejak awal mengantisipasi hal-hal seperti hal ini,” ungkapnya di Kantor MUI Pusat, melansir Rabu 8 Oktober 2025.

Prof Sudarnoto mengingatkan pemerintah supaya pengalaman sebelumnya saat Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 karena penolakan terhadap tim Israel tidak terulang kembali.

“Jangan sampai kejadian seperti itu terulang dua kali,” pintanya.

Prof Sudarnoto menilai, sikap Indonesia terhadap Palestina adalah amanat konstitusi yang tidak boleh diganggu oleh kepentingan apa pun.

Baca Juga: Kementerian PU Bantu Perizinan dan Renovasi Bangunan Pendidikan, Termasuk Pesantren

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X