KONTEKS.CO.ID - Dua kapal tanker milik PT Pertamina (Persero) bersiap melintasi Selat Hormuz setelah jalur pelayaran strategis tersebut kembali dibuka pascagencatan senjata di kawasan Timur Tengah.
Kedua kapal, Pertamina Pride dan Gamsunoro, sebelumnya tertahan di Teluk Persia selama hampir dua bulan akibat blokade yang membuat arus logistik minyak global terganggu.
Perusahaan melalui anak usahanya, Pertamina International Shipping (PIS), menyatakan tengah mempersiapkan langkah teknis untuk memastikan pelayaran berjalan aman.
Baca Juga: Perangi Obesitas, Kemenkes Rilis Aturan Cegah Konsumsi Gula Berlebih
“Kami siaga memantau situasi secara intensif dan menyiapkan rencana pelayaran agar kapal dapat melintas dengan aman setelah pembukaan selat,” kata Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita.
Persiapan tersebut mencakup pemetaan rute pelayaran, identifikasi risiko, hingga kesiapan sistem navigasi elektronik dan rencana kontinjensi.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang dilalui sekitar seperempat perdagangan minyak dunia melalui laut.
Baca Juga: Dinilai Aman, Iran Buka Kembali Sebagian Wilayah Udaranya untuk Penerbangan Sipil
Penutupan sebelumnya memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global.
Vega menegaskan keselamatan awak kapal dan muatan menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional.
“Prioritas kami tetap pada keselamatan kru, kapal, dan seluruh kargo,” ujarnya.
Baca Juga: Perbandingan Lengkap Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP: Siapa Paling Murah?
Pertamina juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri, otoritas setempat, perusahaan asuransi, hingga pemilik muatan.
Hal itu untuk memastikan seluruh prosedur perizinan terpenuhi sebelum pelayaran dilakukan.***
Artikel Terkait
Iran Buka Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata, Donald Trump: Terima Kasih! Tapi Blokade Laut Tetap Gas Terus?
Angkatan Laut IRGC Iran Berikan Rincian Cara Aman Kapal Melewati Selat Hormuz
Iran Buka Selat Hormuz, Pertamina Siapkan Perencanaan Pelayaran 2 Kapal Tanker
2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Gus Miftah Sebut Lolos Efek Prabowo, Kaesang Optimis!