KONTEKS.CO.ID - Tim bulu tangkis putra Indonesia dipastikan bakal menempuh jalan terjal di ajang Thomas Cup 2026.
Meski menyandang status unggulan kedua, Fajar Alfian dkk. dilarang keras memandang sebelah mata lawan-lawan mereka di Grup D.
Sorotan utama jatuh pada tim putra Prancis yang baru saja menasbihkan diri sebagai tim terbaik di Benua Biru setelah menjuarai Kejuaraan Beregu Eropa 2026.
Baca Juga: Kejagung Buru La Ode Sinarwan, Bos PT Toshida yang Diduga Suap Ketua Ombudsman Rp1,5 Miliar
Kehadiran amunisi tunggal putra mereka yang sedang naik daun diprediksi bakal menjadi ujian berat bagi skuad Merah Putih.
Ancaman Nyata "Negeri Mode" dan Thailand
Fajar Alfian, yang didapuk sebagai kapten tim, mengakui bahwa persaingan di babak grup tahun ini sangat ketat.
Selain Thailand yang diperkuat tunggal putra nomor satu dunia, Kunlavut Vitidsarn, Prancis hadir dengan trio maut: Christo Popov, Alex Lanier, dan Toma Junior Popov.
Christo Popov bahkan baru saja menggeser posisi Jonatan Christie di peringkat empat dunia setelah menjuarai Kejuaraan Eropa.
Baca Juga: KPK Bongkar 'Surat Sakti' Bupati Tulungagung! Modus Tekan Pejabat Pakai Surat Resign Tanpa Tanggal
"Di grup tidak ada yang mudah. Kita lihat juga Prancis juara di Eropa. Mereka mempunyai tunggal putra yang bagus dan bisa bermain rangkap," ujar Fajar Alfian di Pelatnas Cipayung, Rabu 15 April 2026.
Anders Antonsen: "Christo Popov Sulit Ditaklukkan"
Kewaspadaan Fajar bukan tanpa alasan. Pengakuan mengejutkan datang dari tunggal putra Denmark, Anders Antonsen.
Ia menyebut Christo Popov sebagai pemain yang sangat merepotkan karena memiliki kemampuan bertahan dan menyerang yang sama-sama konsisten.
Antonsen, yang dikalahkan Popov di final Kejuaraan Eropa 2026, menilai gaya main pemain kidal tersebut sulit ditebak, terutama karena ia juga aktif bermain di sektor ganda.
Artikel Terkait
PBSI Umumkan Harga Tiket Indonesia Open 2026: Mulai Rp40 Ribu
Beredar Kabar Aspar Team Minati Veda Ega Pratama untuk Moto3 Musim 2027
Kata-Kata Viktor Axelsen saat Mengumumkan Pensiun dari Bulu Tangkis, Perpisahan yang Mengharukan
Jejak Prestasi Viktor Axelsen di Bulu Tangkis, Salah Satu Bintang Fenomenal di Tunggal Putra
Viktor Axelsen Resmi Pensiun, Ginting hingga Mohammad Ahsan Ramai-Ramai Ucapkan Perpisahan!
Ginting Siap Jadi Senjata Rahasia Indonesia di Thomas Cup 2026: The King of Deception is Back!
Ada yang Berbeda dengan Polytron Indonesia Open 2026: Turnamen Bulu Tangkis Bergengsi Berbalut Teknologi Keberlanjutan
Duh, Janice Tjen Dikabarkan Cedera Seusai Bawa Indonesia Lolos Babak Playoff Billie Jean King Cup 2026
Mengulik Yonex CROSSWIND 70, Shuttlecock Sintetis yang Sudah Disetujui BWF untuk Turnamen Resmi
Membedah Victor Carbon Sonic Max, Shuttlecock Sintetis Berteknologi Tinggi yang Telah Diakui BWF