KONTEKS.CO.ID - Tim bulu tangkis Indonesia akhirnya mendarat di Horsens, Denmark, setelah menempuh perjalanan udara yang cukup panjang dari Jakarta sejak Kamis 16 April 2026 malam.
Kedatangan skuad Garuda kali ini membawa satu pemandangan menarik yang bikin pencinta tepok bulu heboh yaitu Hendra Setiawan resmi debut dengan peran baru sebagai pelatih.
Sang legenda yang biasanya memegang raket di lapangan, kini bakal duduk di kursi panas untuk meracik strategi bagi tim Thomas Indonesia yang akan berlaga pada 24 April hingga 3 Mei mendatang.
Dari Pemain Jadi Ahli Strategi
Transisi dari pemain ke pelatih ternyata memberikan tantangan tersendiri bagi peraih emas Olimpiade Beijing 2008 ini.
Hendra mengaku harus bekerja ekstra keras memetakan kekuatan lawan dan memantau kondisi fisik anak asuhnya secara mendetail, sebuah tanggung jawab yang jauh berbeda dibanding saat ia masih aktif bermain.
"Rasanya mungkin lebih susah kali ya, jadi pelatih harus menentukan. Kemarin sudah berbicara dengan Koh Anton, memetakan nanti siapa lawan ini, siapa yang turun. Kalau saat jadi pemain langsung saja siap main, ya main. Kalau ini harus lihat kondisi pemainnya juga, terus lawannya siapa, susahnya di situ," ungkap Hendra Setiawan dalam siaran resmi PBSI, Jumat 17 April 2026.
Menjawab Panggilan Negara demi Pengalaman Baru
Meski sebelumnya tak pernah terlintas di benak bakal masuk jajaran kepelatihan secepat ini, Hendra menegaskan kesiapannya.
Baginya, Thomas Cup 2026 adalah momentum penting untuk menularkan semangat juang kepada kombinasi pemain senior dan junior dalam skuad Merah Putih.
"Tidak terpikir sebenarnya, tetapi ini panggilan jadi saya harus siap. Ini juga buat pengalaman saya sebagai pelatih. Pasti daya juangnya harus lebih lagi karena main tim hasil kita akan berpengaruh juga untuk lainnya," tambah pemilik satu trofi Piala Thomas tersebut.
Baca Juga: Diterpa Hoaks Cerai, Fairuz A Rafiq Beri Jawaban Classy: Jadi Penggugur Dosa Kami
Debut Sabar Reza: Modal SEA Games Jadi Senjata
Kehadiran Hendra di jajaran pelatih disambut antusias oleh pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Pasangan yang tengah naik daun ini mengaku bangga bisa melakoni debut di ajang sebesar Thomas Cup dan berjanji akan tampil habis-habisan demi menyumbang poin bagi Indonesia.
Artikel Terkait
Lee Chong Wei: Sudah 34 Tahun Malaysia Hampa Gelar Thomas Cup, Tahun ini Harus Juara
PBSI Rombak Pelatih Ganda Putra! Chafidz Yusuf Naik Jabatan demi Thomas Cup 2026
Lee Zii Jia Ajukan Syarat ke Malaysia untuk Thomas Cup 2026, BAM Cari Jalan Tengah
Malaysia Sesumbar Rebut Thomas Cup 2026, Rashid Sidek Yakin Paceklik 34 Tahun Bisa Dipatahkan
Ragam Fakta Thomas Cup, dari Nama Pendiri IBF hingga Niat Setara Piala Davis
Bukan Target Utama! Malaysia Jadikan Kejuaraan Asia 2026 'Trial' Demi Ambisi Besar di Thomas Cup
Ginting Siap Jadi Senjata Rahasia Indonesia di Thomas Cup 2026: The King of Deception is Back!
Thomas Cup 2026, Fajar Alfian Waspada 'Grup Neraka', Anders Antonsen: Christo Popov Sulit Ditaklukkan
Korea Tinggalkan Pemain Andalan, Thomas Cup 2026 Jadi Ajang Pertaruhan Generasi Baru
Thomas Cup 2026: Malaysia All-Out! Bawa 6 Pemain Sparing ke Denmark Demi Akhiri Paceklik Gelar 34 Tahun