• Sabtu, 18 April 2026

Angkatan Laut IRGC Iran Berikan Rincian Cara Aman Kapal Melewati Selat Hormuz

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Sabtu, 18 April 2026 | 10:44 WIB
Angkatan Laut IRGC melakukan pegawasan di Selat Hormuz. (Foto: Iran International)
Angkatan Laut IRGC melakukan pegawasan di Selat Hormuz. (Foto: Iran International)

KONTEKS.CO.ID – Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan perintah baru mengenai jalur pelayaran kapal melalui Selat Hormuz.

Komando Angkatan Laut IRGC mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat 18 April 2026 bahwa perintah baru telah ditetapkan di Selat Hormuz.

Perintah baru yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Ultimatum Terakhir Kemkomdigi untuk Wikimedia

  1. Kapal sipil hanya akan melewati rute yang ditentukan Iran
  2. Kapal militer masih dilarang melewati selat tersebut
  3. Pergerakan hanya diizinkan dengan izin dari Angkatan Laut IRGC
  4. Setiap pergerakan dilakukan sesuai dengan kesepakatan tentang masa
  5. tenang di medan perang dan setelah implementasi gencatan senjata Lebanon.

Sebelumnya, sebuah sumber yang dekat dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) mengklarifikasi dimensi baru dari kesepakatan Iran-AS tentang Selat Hormuz di bawah gencatan senjata dua minggu.

Sejak awal gencatan senjata yang dimediasi oleh Pakistan, Iran seharusnya mengizinkan sejumlah kapal untuk melewati selat tersebut setiap hari, kata sumber tersebut melansir Tasnim.

Baca Juga: Iran Buka Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata, Donald Trump: Terima Kasih! Tapi Blokade Laut Tetap Gas Terus?

“Namun,” kata sumber yang sama, “Setelah gencatan senjata di Lebanon gagal diterapkan dan perjanjian gencatan senjata gagal mencakup (perdamaian antara) Hizbullah dan rezim Zionis Israel, Iran menangguhkan perjanjian tentang lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz.”

Sumber yang mengetahui informasi itu mencatat bahwa Iran telah menetapkan tiga syarat untuk lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz.

Pertama, kapal harus bersifat komersial dan lalu lintas kapal militer dilarang, dan baik kapal maupun muatannya tidak boleh terkait dengan negara-negara yang bermusuhan.

Baca Juga: Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Lagi! Balas Blokade AS, Jalur

Syarat kedua, kapal harus melewati rute yang ditentukan oleh Iran.

Terakhir, lalu lintas kapal harus dikoordinasikan dengan pasukan Iran yang bertanggung jawab atas lalu lintas tersebut; karena CENTCOM, sebelum perang, telah mengkonfirmasi pengelolaan Selat Hormuz oleh IRGC.

Lebih lanjut ia menekankan bahwa penerapan beberapa prasyarat, termasuk gencatan senjata di Lebanon, merupakan kunci keputusan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X