KONTEKS.CO.ID - Kelahiran bayi orang utan Kalimantan di Madrid Zoo Aquarium menjadi pengingat penting tentang kondisi spesies ini yang semakin terancam di alam liar.
Menurut International Union for Conservation of Nature, orang utan Kalimantan (Pongo pygmaeus) masuk dalam kategori “critically endangered” atau terancam punah secara kritis.
Penyebab utamanya adalah hilangnya habitat akibat deforestasi serta perdagangan satwa liar ilegal.
Baca Juga: Hidup Sehat ala Menkes BGS: Dari 'Cari Cowok Anti-Rokok' sampai Tips Sarapan Protein Tinggi!
Spesies ini kini hanya ditemukan di alam liar di Pulau Sumatra dan Kalimantan.
Alam liar bagi orang utan itu wilayahnya terbagi antara Indonesia, Malaysia, dan Brunei.
Kondisi tersebut membuat setiap kelahiran menjadi sangat berarti, mengingat rendahnya tingkat reproduksi orang utan.
Baca Juga: Bayi Orang Utan Lahir di Madrid Zoo, Harapan Baru bagi Spesies Terancam Punah
Dalam kondisi alami, mereka hanya melahirkan satu anak dalam satu periode, dengan jarak kelahiran yang panjang.
Di sisi lain, perawatan intensif di kebun binatang memperlihatkan bagaimana spesies ini membutuhkan perhatian besar untuk bisa bertahan.
“Ketika bayinya menyusu, semuanya berhenti. Dia tetap diam sampai selesai,” ujar penjaga primata, Maica Espinosa, menggambarkan perilaku induk yang sangat protektif.
Baca Juga: Dokter Oky Pratama Bongkar Motif Reza Gladys 'Pepet' Nikita Mirzani: Takut Skincare-nya Dikuliti?
Kelahiran di lingkungan terkontrol seperti kebun binatang memang memberi harapan.
Namun para ahli menekankan bahwa masa depan spesies ini tetap bergantung pada perlindungan habitat alaminya.***
Artikel Terkait
Tiba dari Thailand, Empat Orang Utan Akan Ditempatkan di Besitang Langkat Sumut
Bayi Orang Utan Sumatra Lahir di Kebun Binatang Fort Wayne Amerika Serikat
Pionir Penyelamat Orang Utan Berpulang, Warisannya Melekat di Indonesia
Momen Bayi-Bayi Orang Utan Ikut Merayakan Kupatan Lebaran di Berau Kaltim