• Sabtu, 18 April 2026

Lawan Trump, Rumah Saudara Paus Leo XIV Diancam Bom

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Jumat, 17 April 2026 | 18:43 WIB
Paus Leo XIV  menyatakan tak takut dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump yang memerangi Iran. (YouTube/Vatican News)
Paus Leo XIV menyatakan tak takut dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump yang memerangi Iran. (YouTube/Vatican News)

KONTEKS.CO.IDPaus Leo XIV terus melawan kampanye perang yang digaungkan Presiden AS Donald Trump terhadap Iran.

Ternyata gesekan tersebut berimbas terhadap saudara Paus Leo XIV yang berada di Amerika Serikat.

Laporan menyebut ancaman bom menargetkan rumah saudara Paus Leo XIV di Illinois, AS. Meski kemudian polisi menyatakan lapora itu tidak berdasar.

Baca Juga: Siap-Siap Begadang! TVRI Resmi Siarkan Piala Dunia 2026, Ini Jadwal Lengkap Fase Grup

Ancaman itu terjadi di tengah meningkatnya retorika setelah serangan publik Donald Trump terhadap Paus atas penolakannya terhadap perang dengan Iran.

Dalam sebuah pernyataan pada Kamis 16 April 2026, polisi New Lenox mengkonfirmasi bahwa mereka menanggapi laporan sekitar pukul 18.30 pada Rabu lalu di kediaman John Prevost.

Sekadar informasi, John Prevost adalah salah satu saudara laki-laki Paus yang lebih tua, yang terletak sekitar 40 mil barat daya Chicago.

Baca Juga: Pertumbuhan Laba Bersih BTN Terbang 22,6 Persen YoY per Kuartal I Tahun 2026

Mengutip Tasnem, Jumat 17 April 2026, pihak berwenang mengamankan area tersebut dan mengevakuasi rumah-rumah di dekatnya sebagai tindakan pencegahan.

Petugas melakukan pencarian menyeluruh di kediaman dan properti sekitarnya dengan unit khusus dan anjing pelacak bahan peledak sebelum menentukan ancaman tersebut tidak berdasar dan tidak ada alat peledak atau bahan berbahaya yang ditemukan.

Tidak ada laporan cedera, dan warga diizinkan untuk kembali ke rumah setelah situasi keamanan dinyatakan aman.

Baca Juga: KontraS Desak Bongkar 16 Aktor di Balik Penyiraman Air Keras: Jangan Cuma Kurir!

Sementara itu, Kepala Kepolisian Micah D Nuesse mengatakan, penyelidikan terhadap asal usul ancaman tersebut tetap aktif dan sedang berlangsung.

“Para pejabat juga memperingatkan bahwa membuat laporan palsu seperti ini adalah pelanggaran serius dan dapat mengakibatkan tuntutan pidana," ujarnya seraya mendesak siapa pun yang memiliki informasi untuk melapor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X