• Sabtu, 18 April 2026

Roket Hizbullah Hantam Pasukan Israel di Lebanon, 5 Tentara Zionis Luka Parah

Photo Author
Rizki Adiputra, Konteks.co.id
- Kamis, 16 April 2026 | 08:55 WIB
Sebanyak lima tentara Israel terluka parah kena hantaman roket Hizbullah di Lebanon (Foto: Anadolu Ajansi)
Sebanyak lima tentara Israel terluka parah kena hantaman roket Hizbullah di Lebanon (Foto: Anadolu Ajansi)

KONTEKS.CO.ID - Situasi konflik di perbatasan selatan Lebanon kembali memanas. Sebanyak lima tentara Israel dilaporkan terluka parah terkena hantaman roket yang diluncurkan kelompok Hizbullah di Kota Bint Jbeil pada Rabu, 15 April 2026.

Militer Israel menyebut satu prajurit mengalami luka serius, sementara empat lainnya mengalami cedera ringan.

Seluruh korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Baca Juga: 3 Prajurit TNI Meregang Nyawa di Lebanon, Seskab Teddy Pastikan Tak Ada Rencana Indonesia Tarik Pasukan dari UNIFIL

Bint Jbeil Jadi Titik Panas Pertempuran

Media Israel berbahasa Ibrani, termasuk Yedioth Ahronoth, melaporkan bahwa bentrokan di Bint Jbeil berlangsung sengit dalam beberapa hari terakhir.

Kota tersebut dikenal sebagai salah satu basis kuat Hizbullah di wilayah selatan Lebanon.

Pasukan Israel saat ini dilaporkan telah mengepung area tersebut, memicu perlawanan intens dari kelompok bersenjata.

Kondisi ini menandai eskalasi signifikan dalam konflik yang terus meluas di kawasan tersebut.

Korban Sipil dan Pengungsian Terus Bertambah

Dampak konflik tidak hanya dirasakan oleh militer. Sejak 2 Maret 2026, serangan yang dilakukan Israel di Lebanon telah menyebabkan lebih dari 2.000 orang tewas.

Selain itu, sekitar satu juta warga terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk menghindari dampak perang.

Gelombang pengungsian ini memperburuk krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Serangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional, terutama setelah pecahnya konflik yang melibatkan Iran.

Langkah militer Israel di Lebanon disebut sebagai bagian dari respons terhadap dukungan Hizbullah terhadap Teheran. 

Baca Juga: Hizbullah Serang Permukiman Israel, Tegaskan Tidak Akan Berhenti Kirim Roket sampai Agresi Zionis Berakhir

Hal ini membuat konflik semakin kompleks dan berpotensi melibatkan lebih banyak aktor di kawasan Timur Tengah.

Situasi Kian Tak Terkendali

Pertempuran di Bint Jbeil menjadi simbol meningkatnya intensitas konflik yang belum menunjukkan tanda mereda.

Serangan balasan dan aksi militer terus berlangsung, memperbesar risiko korban jiwa serta kerusakan infrastruktur.

Tanpa adanya terobosan diplomatik, konflik ini berpotensi berkembang menjadi krisis yang lebih luas dengan dampak regional yang serius.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rizki Adiputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X