• Sabtu, 18 April 2026

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Lagi! Balas Blokade AS, Jalur

Photo Author
Rat Nugra, Konteks.co.id
- Sabtu, 18 April 2026 | 08:59 WIB
Iran siap 'gembok' lagi Selat Hormuz. (Instagram @pertamina)
Iran siap 'gembok' lagi Selat Hormuz. (Instagram @pertamina)

KONTEKS.CO.ID - ​Lagi-lagi tensi di Timur Tengah bikin deg-degan.

Baru saja napas lega karena Selat Hormuz dibuka seiring gencatan senjata Israel-Lebanon, eh sekarang situasinya malah memanas lagi.

Teheran terang-terangan kasih peringatan keras ke Amerika Serikat.

"Stop blokade pelabuhan kami, atau jalur perdagangan minyak paling vital di dunia ini kami tutup total!"

Baca Juga: Pertamax Turbo Tembus Rp19.400! Cek Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Per 18 April

​Gertakan Maut dari Teheran

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, nggak pakai basa-basi buat menegaskan posisi negaranya.

Lewat platform X, dia ngasih sinyal kalau "kebaikan" Iran buka jalur laut itu ada batasnya. Kalau AS masih main blokade, ya jangan harap kapal bisa lewat dengan tenang.

​"Jika blokade ini terus berlanjut, Selat Hormuz tidak akan tetap terbuka," tegas Ghalibaf via akun X resminya yang dilansir Sabtu, 18 April 2026.

Baca Juga: Isu Reshuffle Panas! Pengamat Sebut Prabowo Dilema: Kinerja vs Loyalitas, Nasib Bahlil dan Meutya Hafid Terancam?

Nggak cuma gertakan di laut, akses udara pun kabarnya bakal diperketat dan wajib dapat izin khusus dari otoritas maritim mereka.

​Adu Mekanik: Armada AS vs Ancaman IRGC

Kenapa sih situasinya bisa serunyam ini? Ternyata, AS lagi menerapkan strategi "tekanan maksimal" gara-gara perundingan damai di Pakistan kemarin zonk alias mandek.

Washington mengerahkan kekuatan penuh buat mengepung pelabuhan Iran.

Baca Juga: Satu Oles Dua Masalah Beres! Thrombovoren Emulgel Resmi Rilis, Solusi Praktis Nyeri dan Memar Buat Si Paling Aktif

  • ​15+ Kapal Perang standby di jalur utama.
  • ​USS Tripoli yang bawa jet tempur siluman F-35B Lightning II.
  • ​MV-22 Osprey yang siap patroli udara.

Tapi, militer Iran (IRGC) tidak tinggal diam. Komandan Khatam Al Anbiya, Ali Abdollahi, balik mengancam kalau langkah AS ini sudah melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rat Nugra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X