• Sabtu, 18 April 2026

Terseret Skandal Korupsi Bansos Rp200 Miliar, Ini Profil Rudy Tanoesoedibjo Kakak Hary Tanoe

Photo Author
Eko Priliawito, Konteks.co.id
- Rabu, 20 Agustus 2025 | 09:52 WIB
Potret pengusaha Rudy Tanoesoedibjo.
Potret pengusaha Rudy Tanoesoedibjo.

Karier Panjang di Dunia Bisnis

Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, Rudy Tanoesoedibjo membangun reputasi di berbagai sektor industri, mulai dari media, farmasi, hingga logistik.

Salah satu kiprah pentingnya adalah saat ia dipercaya memimpin MNC Sky Vision, perusahaan televisi berlangganan yang menjadi bagian dari MNC Group.

Saat ini, Rudy menduduki posisi strategis sebagai Direktur Utama PT Dosni Roha Indonesia Tbk (DNR Corporation), perusahaan besar yang bergerak di bidang rantai pasok logistik.

Baca Juga: Siap-Siap! Kreator Konten, Influencer hingga OTT Asing Wajib Bayar Pajak Media Sosial Mulai 2026

Selain itu, ia juga menjabat sebagai Komisaris Utama di DNR Logistics, anak perusahaan yang kini disebut-sebut terkait dalam kasus korupsi bansos Kemensos.

Kasus Korupsi Bansos

Dalam kapasitasnya di DNR Logistics, nama Rudy Tanoesoedibjo disebut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan penyalahgunaan anggaran pengangkutan bansos.

Pada 19 Agustus 2025, KPK mengumumkan adanya kerugian negara sementara sebesar Rp200 miliardalam kasus ini. Rudy bersama tiga orang lainnya telah dikenakan pencegahan ke luar negeri untuk kepentingan penyidikan.

KPK menegaskan, dugaan korupsi pengangkutan bansos ini merupakan pengembangan dari perkara bansos sebelumnya di Kemensos.

Baca Juga: BLBI dan Saham BCA, Negara Rugi Rp87,99 T, DPR Penasaran: Pengusutan Ulang Harus Dilakukan!

Skandal korupsi bansos pertama kali mencuat pada 2020 dalam pengadaan bansos Jabodetabek yang menyeret mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, kini telah divonis bersalah.

Sejak itu, KPK beberapa kali membuka penyidikan baru, di antaranya pada 15 Maret 2023, dugaan korupsi penyaluran bansos beras untuk KPM dan PKH tahun 2020–2021.

Baca Juga: KPK Sita 4 Aset Tersangka Kasus Pemerasan TKA di Banyumas, Berikut Rinciannya

Kemudian pada 26 Juni 2024, dugaan korupsi pengadaan bansos presiden untuk penanganan COVID-19 di Jabodetabek tahun 2020.

Kasus terbaru ini memperlihatkan bahwa praktik serupa masih berulang dan diduga melibatkan pihak-pihak berpengaruh.

KPK menegaskan penyidikan akan terus berlanjut hingga seluruh pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban hukum.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eko Priliawito

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X