KONTEKS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap perkembangan terbaru terkait kasus dugaan korupsi pengangkutan bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial (Kemensos).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memperkirakan kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp200 miliar. Namun, ia menegaskan angka tersebut masih bersifat sementara.
“Penghitungan awal oleh penyidik terkait dugaan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp200 miliar,” ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 19 Agustus 2025.
Baca Juga: WAMI Didesak Audit, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Layar?
Menurutnya, tim penyidik masih mendalami perhitungan detail guna memastikan total kerugian negara. KPK sejauh ini belum mengumumkan metode audit yang digunakan.
Pencegahan ke Luar Negeri
Dalam penyidikan yang resmi dimulai sejak 13 Agustus 2025 itu, KPK telah menetapkan tersangka. Namun, identitasnya belum dibuka ke publik.
Salah satu nama yang terseret adalah pengusaha Rudy Tanoesoedibjo, kakak dari taipan Hary Tanoesoedibjo. Rudy bersama tiga orang lainnya telah dikenakan larangan bepergian ke luar negeri.
“Pencegahan dilakukan agar pihak-pihak yang berkaitan tidak melarikan diri dan tetap kooperatif dalam penyidikan,” jelas Budi.
Baca Juga: Bursa Saham Indonesia Melemah Dua Hari Beruntun, Investor Waspada Sinyal The Fed
Rudy Tanoesoedibjo bukanlah sosok asing di dunia bisnis Indonesia. Ia telah lama dikenal sebagai pengusaha senior dengan pengalaman panjang di berbagai sektor industri.
Rudy lahir di Surabaya, 16 Januari 1964. Ia merupakan putra dari Ahmad Tanoesoedibjo, tokoh yang dikenal sebagai Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia.
Rudy juga adalah kakak kandung dari politisi sekaligus pendiri Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo.
Pendidikan tingginya ditempuh di University of San Francisco, Amerika Serikat, di mana ia berhasil meraih gelar Master of Business Administration (MBA) pada tahun 1989.
Artikel Terkait
Rakyat Malaysia Menjerit Hidup Makin Susah, PM Anwar Ibrahim Gercep Turunkan Harga BBM dan Kucurkan Bansos
DKI Jakarta Salurkan Bansos PKD Rp300 Ribu untuk 149 Ribu Warga Rentan, Ini Rinciannya!
Temuan PPATK: 1,7 Juta Rekening Tak Teridentifikasi Menerima Bansos
Syarat Menjadi Penerima Bansos KLJ 2025 dan Cara Daftar Lewat HP
KPK Cegah 4 Orang ke Luar Negeri dalam Kasus Bansos di Kemensos, Salah Satunya Bambang Rudy Tanoesoedibjo