• Sabtu, 18 April 2026

Bursa Saham Indonesia Melemah Dua Hari Beruntun, Investor Waspada Sinyal The Fed

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Rabu, 20 Agustus 2025 | 09:10 WIB
IHSG Hari Ini Terus Menguat, Apakah Level Tertinggi 2025 Akan Tertembus? (Freepik.com/Sergei Tokmakov)
IHSG Hari Ini Terus Menguat, Apakah Level Tertinggi 2025 Akan Tertembus? (Freepik.com/Sergei Tokmakov)

KONTEKS.CO.ID - Pasar saham Indonesia telah bergerak turun dalam dua hari perdagangan berturut-turut, jatuh hampir 70 poin atau 0,9 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini berada sedikit di atas level 7.860 dan diperkirakan akan tetap stagnan pada perdagangan Rabu ini.

Proyeksi global untuk pasar Asia cenderung lemah, dengan saham sektor minyak dan teknologi diperkirakan akan membebani kinerja bursa.

Baca Juga: IHSG Sempat Sentuh Level 8.000 saat Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan

Pasar Eropa sempat menguat, sementara bursa Asia melemah dan pasar Asia diperkirakan akan mengikuti tren penurunan tersebut.

IHSG ditutup melemah pada Selasa dipengaruhi kinerja beragam dari sektor makanan, keuangan, semen, dan sumber daya.

Pada perdagangan hari itu, indeks turun 35,43 poin atau 0,45 persen menjadi 7.862,95 setelah bergerak di kisaran 7.854,10 hingga 7.931,76.

Baca Juga: Kenaikan Beruntun IHSG Terancam Aksi Ambil Untung

Beberapa saham aktif di antaranya Bank CIMB Niaga naik 0,29 persen, Bank Mandiri turun 1,03 persen, Bank Danamon Indonesia naik 0,40 persen.

Bank Negara Indonesia turun 0,92 persen, Bank Central Asia merosot 2,30 persen, Bank Rakyat Indonesia melemah 1,94 persen, Indosat Ooredoo Hutchison menguat 1,38 persen, Indocement jatuh 1,93 persen.

Semen Indonesia melonjak 3,85 persen, Indofood Sukses Makmur turun 1,55 persen, United Tractors melemah 1,35 persen, Astra International melesat 9,95 persen.

Baca Juga: IHSG Tergelincir di Tengah Euforia Global, 230 Saham Melemah dan Pasar Waspada Jelang Keputusan The Fed

Energi Mega Persada naik 4,31 persen, Astra Agro Lestari menguat 5,71 persen, Aneka Tambang turun 3,10 persen, Vale Indonesia naik 0,81 persen, Timah bertambah 0,50 persen, dan Bumi Resources menguat 3,70 persen.

Arah dari Wall Street cukup lemah, dengan indeks utama dibuka bervariasi pada Selasa dan menghabiskan sebagian besar sesi di zona merah, meski Dow Jones sempat naik tipis di akhir perdagangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X