• Sabtu, 18 April 2026

Bursa Saham Indonesia Melemah Dua Hari Beruntun, Investor Waspada Sinyal The Fed

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Rabu, 20 Agustus 2025 | 09:10 WIB
IHSG Hari Ini Terus Menguat, Apakah Level Tertinggi 2025 Akan Tertembus? (Freepik.com/Sergei Tokmakov)
IHSG Hari Ini Terus Menguat, Apakah Level Tertinggi 2025 Akan Tertembus? (Freepik.com/Sergei Tokmakov)

Dow Jones naik 10,45 poin atau 0,02 persen ke 44.922,27, sedangkan NASDAQ anjlok 314,82 poin atau 1,46 persen ke 21.314,95, dan S&P 500 melemah 37,78 poin atau 0,59 persen ke 6.411,37.

Baca Juga: Di Balik Penguatan IHSG, Kapital Asing Pergi dan Tarif Trump Masih Berat

Kepergian tajam NASDAQ dipicu melemahnya sektor teknologi, setelah saham Nvidia (NVDA) jatuh 3,5 persen menyusul laporan perusahaan tersebut sedang mengembangkan chip AI baru untuk China.

Sebaliknya, Dow Jones ditopang lonjakan saham Home Depot (HD) yang naik 3,2 persen.

Itu setelah perusahaan mempertahankan panduan kinerja setahun penuh, meski hasil kuartal II meleset dari ekspektasi.

Para pelaku pasar juga menantikan rilis risalah rapat kebijakan moneter terbaru Federal Reserve pada hari ini serta Simposium Ekonomi Jackson Hole yang dimulai Kamis.

Baca Juga: IHSG Bergerak Positif, Uji Kekuatan di Atas Level 7.000

Ketua The Fed, Jerome Powell, dijadwalkan berpidato pada Jumat, dengan pernyataan yang berpotensi memengaruhi prospek suku bunga.

Harga minyak mentah turun pada Selasa di tengah kekhawatiran pasokan, seiring OPEC melanjutkan pencabutan pengurangan sukarela sebesar 2,2 juta barel per hari oleh negara anggotanya.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September turun USD 1,07 atau 1,69 persen menjadi USD 62,35 per barel.

Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat, Kembali Bertengger di Atas Level 7.000

Di dalam negeri, Bank Indonesia akan menutup rapat kebijakan moneternya hari ini dan mengumumkan keputusan terkait suku bunga.

Tingkat suku bunga acuan (5,25 persen), suku bunga fasilitas simpanan (4,50 persen), dan suku bunga fasilitas pinjaman (6,00 persen) semuanya diperkirakan tetap tidak berubah.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X