Megawati Pegang Banyak Peran, PDIP Makin Tertutup?
Hal menarik lainnya: Megawati tak hanya jadi Ketua Umum, tapi kini juga Sekjen.
Ini langkah yang cukup jarang terjadi di partai besar, apalagi dengan struktur selengkap PDIP.
Publik menilai ini bisa jadi sinyal Megawati ingin kontrol penuh atas partai jelang 2029.
"PDIP memang unik, karena kekuatan ada di figur, bukan hanya di struktur," ujar seorang pengamat politik dalam wawancara singkat.
Baca Juga: PT WKM Tempuh Jalur Hukum: Ungkap Kejanggalan Prosedural, Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Langkah ini bisa dianggap sebagai bentuk perampingan arah atau justru sentralisasi kekuasaan.
Apakah ini akan memperkuat atau malah menimbulkan friksi internal, masih jadi tanda tanya.
Hasto Hilang, PDI-P Siap Hadapi Era Baru?
Di luar absennya Hasto, PDIP tampaknya tengah menyusun kekuatan untuk babak baru politik nasional.
Banyak wajah-wajah muda, tapi tetap dibalut dominasi nama-nama lama. Struktur ini mungkin sinyal bahwa PDIP tak ingin gegabah, tapi juga tidak stagnan.
Baca Juga: BPOM Ungkap 34 Kosmetik Ilegal: Lebih Baik Telat Glowing daripada Kulit Cepat Rusak dan Iritasi
Hasto sendiri belum memberikan komentar resmi soal ketidakhadirannya dan absennya dalam struktur baru ini.
Namun, publik akan terus menanti: apakah ia akan comeback, atau justru benar-benar tersingkir dari panggung politik?
Yang jelas, PDIP sedang memasuki babak baru yang makin menarik untuk diamati.***
Artikel Terkait
Implikasi Politik Amnesti Hasto, Megawati-Prabowo Kian Mesra tapi Tetap Oposisi
Amnesti Hasto, Megawati Sebut KPK Aneh hingga Presiden Harus Turun Tangan
Tolak Disebut Oposisi, Megawati: PDIP Jadi Partai Penyeimbang Pemerintah!
Megawati Sebut Kasus Hasto Simbol Puncak Ketidakadilan
Tangis Haru Megawati saat Hasto Kristiyanto Tiba di Kongres PDIP
Megawati Ogah PDIP Berkoalisi dan Jadi Oposisi Pemerintahan Prabowo