KONTEKS.CO.ID - PDIP baru saja merilis struktur pengurus pusat periode 2025–2030 di Kongres VI mereka yang digelar di Bali.
Yang bikin publik melongo, nama Hasto Kristiyanto yang dulu dikenal sebagai Sekjen PDIP, tiba-tiba hilang dari daftar.
Padahal, baru Jumat 1 Agustus 2025 malam, Hasto bebas usai dapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto atas kasus suap Harun Masiku.
Baca Juga: Cedera Messi Warnai Laga Inter Miami vs Necaxa di Leagues Cup 2025
"Atas nama Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, saya melantik DPP PDI Perjuangan untuk membantu kerja-kerja partai," kata Megawati saat pelantikan.
Uniknya, posisi Sekretaris Jenderal kini justru dipegang langsung oleh Megawati Soekarnoputri sendiri.
Apakah ini bentuk konsolidasi kekuasaan, atau sinyal bahwa PDIP sedang bersiap menghadapi babak politik yang lebih dinamis?
Baca Juga: Alwi Farhan Bungkam Malaysia! Juara Macau Open 2025, Cetak Sejarah Baru untuk Bulu Tangkis Indonesia
Struktur Lengkap DPP PDIP: Banyak Nama Besar, Tanpa Hasto
Struktur DPP yang dilantik ini diisi oleh nama-nama tokoh besar PDI-P.
Puan Maharani pegang bidang politik, Ganjar Pranowo di bidang pemerintahan, hingga Prananda Prabowo yang mengisi bidang ekonomi kreatif.
Bahkan nama-nama lama seperti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Tri Rismaharini, hingga Yasonna Laoly pun masih masuk dalam daftar.
Namun yang tetap jadi sorotan: ke mana Hasto? Ia juga tak tampak hadir di lokasi pelantikan.
Publik bertanya-tanya apakah ini bentuk cooling down dari partai atau tanda Hasto mulai kehilangan pengaruh setelah keluar dari jeruji besi.
Artikel Terkait
Implikasi Politik Amnesti Hasto, Megawati-Prabowo Kian Mesra tapi Tetap Oposisi
Amnesti Hasto, Megawati Sebut KPK Aneh hingga Presiden Harus Turun Tangan
Tolak Disebut Oposisi, Megawati: PDIP Jadi Partai Penyeimbang Pemerintah!
Megawati Sebut Kasus Hasto Simbol Puncak Ketidakadilan
Tangis Haru Megawati saat Hasto Kristiyanto Tiba di Kongres PDIP
Megawati Ogah PDIP Berkoalisi dan Jadi Oposisi Pemerintahan Prabowo