• Sabtu, 18 April 2026

Aktivis Mahasiswa Bertekad Tak Mau Jadi Alat Kekuasaan, Sebut Fadli Zon Ingkari Keadilan

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Minggu, 6 Juli 2025 | 11:45 WIB
Ilustrasi pertemuan JARNAS.INDO (Istimewa)
Ilustrasi pertemuan JARNAS.INDO (Istimewa)

Pesertanya berasal dari berbagai kota, antara lain Jakarta, Bandung, Aceh, Semarang, Surabaya, hingga Kaltim dan Sulsel.

"Kita butuh ruang yang tenang untuk membedah situasi nasional dan membaca ulang arah perjuangan rakyat," ujar Damar.

Ketua Umum JARNAS.INDO Happy Kurniawan menambahkan konsolidasi ini sekaligus menjadi momen untuk mengingatkan pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, agar lebih berpihak pada rakyat kecil.

Baca Juga: Gelar Pahlawan untuk Soeharto Diprotes Aktivis 98, Mencederai Semangat Reformasi

"Presiden harus mengajak aktivis kerakyatan mengawal program-program strategis agar tidak diselewengkan elit oligarki," tegasnya.

Ia berharap sinergi antara negara dan gerakan rakyat dapat menjadi fondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045.

"Kalau sejarah kita pahami dan perjuangan tetap hidup, masa depan bangsa ini akan lebih cerah," ucap Happy.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X