Pesertanya berasal dari berbagai kota, antara lain Jakarta, Bandung, Aceh, Semarang, Surabaya, hingga Kaltim dan Sulsel.
"Kita butuh ruang yang tenang untuk membedah situasi nasional dan membaca ulang arah perjuangan rakyat," ujar Damar.
Ketua Umum JARNAS.INDO Happy Kurniawan menambahkan konsolidasi ini sekaligus menjadi momen untuk mengingatkan pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, agar lebih berpihak pada rakyat kecil.
Baca Juga: Gelar Pahlawan untuk Soeharto Diprotes Aktivis 98, Mencederai Semangat Reformasi
"Presiden harus mengajak aktivis kerakyatan mengawal program-program strategis agar tidak diselewengkan elit oligarki," tegasnya.
Ia berharap sinergi antara negara dan gerakan rakyat dapat menjadi fondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045.
"Kalau sejarah kita pahami dan perjuangan tetap hidup, masa depan bangsa ini akan lebih cerah," ucap Happy.***
Artikel Terkait
Kisah Kivlan Zen: dari Aktivis Mahasiswa Hingga Jadi Tentara, Gagal Jadi Kopassus Gegara Makanan
Aktivis 98 Dukung Aksi Ojol 20 Mei, Lawan Eksploitasi Modern Berkedok Kemitraan
Peringati 27 Tahun Reformasi, Aktivis 98 Bandung Long March dari Gedung Sate ke Kebun Binatang Bandung
Aksi Unik Peringatan 27 Tahun Reformasi, Aktivis 98 Bacakan Pernyataan Sikap di depan Don Binturong