Dikatakan Subiyantana, ketiga mahasiswa itu juga membawa atau membentangkan sejumlah poster.
Meski demikian, poster tersebut bukan menjadi alasan ketiga mahasiswa tersebut diamankan.
"Ya, informasinya mahasiswa itu membawa poster mau menerobos rombongan itu sehingga dihalau untuk dipinggirkan," ujarnya.
Menurut Subiyantana, pengamanan terhadap mahasiswa itu sesuai prosedur pengamanan Wapres yang masuk dalam kategori Very Very Important Person (VVIP).
Kekinian, tambah Subiyantana, ketiga mahasiswa tersebut sudah dipulangkan dan tak ada penyelidikan lebih lanjut.
"Ketiganya ya sekarang ya sudah dipulangkan wong cuma dihalau aja suruh minggir saja," ujarnya.
Sebelumnya, tiga mahasiswa anggota Pimpinan Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Blitar diamankan saat kunjungan Gibran di wilayah tersebut.
Baca Juga: Ketegangan Politik Israel Meningkat, Dua Menteri Senior Terlibat Adu Tuduhan
Video yang memperlihatkan aksi pengamanan terhadap tiga mahasiswa tersebut viral di media sosial.
Ketiga mahasiswa tersebut membentangkan poster berisi kritik, di antaranya bertuliskan “Dinasti Tiada Henti”, “Omon-omon 19 Juta Lapangan Kerja”, dan “Semangat Terus Bikin Bualan Mas Wapres”.
Mereka diamankan anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berbaju putih.
Dalam video yang diunggah akun @bangherwin, terlihat Paspampres memegang bagian leher mahasiswa lalu menggiringnya menjauh dari lokasi.***
Artikel Terkait
Tenaga Ahli KPK Akui Terima Rp 200 Juta dari Terdakwa Kasus Situs Judi Online Kominfo
Kim Jong Un Ultimatum Trump dan Sekutu: Jangan Sulut Api Perang Iran–Israel
Lagi, Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Dikritik karena Sarat Kepentingan Politik
Kejari Karawang Tangkap dan Tetapkan Eks Dirut Petrogas Karawang Giovanni Bintang Raharjo Jadi Tersangka, Diduga Korupsi Rp7,1 Miliar
Pemprov Jakarta Beri Anggaran Rp5 Triliun per Tahun untuk Tanggul Laut Raksasa