PBB juga menyebut bahwa sejak Mei 2025, 100 persen populasi Gaza berada dalam risiko kelaparan, menyusul pemutusan total jalur distribusi bantuan luar oleh militer Israel selama lebih dari dua bulan.
GHF sendiri belum memberikan klarifikasi terbuka atas tudingan pencampuran narkoba dalam bantuan.
Investigasi internasional dan pemantauan independen atas distribusi bantuan disebut semakin mendesak, seiring memburuknya krisis pangan dan meningkatnya tuduhan pelanggaran kemanusiaan di wilayah tersebut.***
Artikel Terkait
Kepala BNN Marthinus Hukom Larang Keras Anak Buahnya Tangkap Artis yang Terlibat Narkoba, Kenapa?
Rahasia BNN Dibocorkan Deddy Corbuzier: Artis Narkoba Kini Direhabilitasi, Bukan Ditangkap
Dilarang Tangkap Artis Pengguna Narkoba, BNN Tekankan Program Pascarehabilitasi
Mengenal Nostradamus, Peramal Asal Prancis yang Meramal Perang Dunia III Mulai dari Timur Tengah, Kini Pecah Perang Iran versus Israel
Biodata Merince Kogoya, Miss Papua Dikeluarkan dari Ajang Miss Indonesia 2025 Gara-Gara Bela Israel