“Jika Iran membalas dengan cara yang tidak konvensional atau menutup selat secara permanen, harga minyak bisa melesat dan menyebabkan tekanan berat pada ekonomi global,” ujar seorang analis energi di London.
Ancaman Serangan Siber dan Aksi Asimetris
Pakar keamanan juga mengingatkan kemungkinan Iran akan melakukan serangan asimetris, seperti pengeboman, sabotase, atau serangan siber terhadap kepentingan Barat.
Iran telah lama membangun kapabilitas siber dan jaringan proksi di berbagai negara sebagai bagian dari strategi perangnya.
Situasi di Timur Tengah kini berada di ambang krisis besar yang bisa memicu ketidakstabilan global, baik dari sisi geopolitik maupun ekonomi.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tak Hadiri Retreat Gelombang Kedua Kepala Daerah, Tak Juga Kirim Wapres Gibran
Dunia menanti langkah lanjutan dari Iran dan komunitas internasional untuk meredakan ketegangan sebelum dampaknya meluas lebih jauh.***
Artikel Terkait
Israel-AS Keroyok Iran Munculkan Teori Konspirasi Kemunculan Imam Mahdi
Konflik Iran dan Israel: Perang Dunia Ketiga di Depan Mata, Ekonomi Indonesia Terjepit
Ketegangan AS dan Iran Meningkat, Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 Terancam?
Ketegangan Iran-AS Meledak, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak Tajam
Pemerintah Iran Putus Akses Internet Nasional Antisipasi Serangan Siber, Elon Musk Langsung Aktifkan Starlink