KONTEKS.CO.ID - Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.
Didampingi kuasa hukumnya, bos Gojek itu menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung pada Selasa 15 Juli 2025.
Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar mengatakan, kehadiran Nadiem penting untuk mengonfirmasi sejumlah informasi yang telah dikantongi penyidik.
"Tidak hanya untuk pendalaman informasi, tetapi juga untuk konfirmasi," ujar Harli kepada wartawan.
Nadiem hadir memenuhi panggilan sebagai saksi pada pukul 09.00 WIB.
Pemeriksaan menjadi bagian dari upaya penyidik untuk menggali lebih dalam berbagai informasi, mengumpulkan bukti, serta menganalisis dokumen terkait pengadaan Chromebook, termasuk bukti elektronik.
Baca Juga: Jenis Pelanggaran dan Denda Operasi Patuh 2025: Rp250 Ribu hingga Rp3 Juta
"Antara lain, penyidik ingin mengetahui fungsi-fungsi pengawasan yang dilakukan dalam pengadaan Chromebook, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga kondisi terkini," jelas Harli.
Pemeriksaan juga untuk mendalami peran dan tanggung jawab kementerian yang sempat dipimpin Nadiem saat proyek tersebut berjalan.
Sebelumnya diberitakan, pemeriksaan Nadiem kali ini untuk kedua kalinya.
Sebab, ada sejumlah barang bukti yang ditemukan saat penggeledahan Kantor PT GoTo beberapa waktu lalu dan akan dikonfirmasi ke mantan Bos GoJek tersebut.
Baca Juga: Sebelum Nadiem Makarim, Kejagung Periksa Pemegang Saham Melissa Siska Juminto dan Eks CEO GoTo
"Jadi, semua dokumen yang ditemukan dari hasil penggeledahan itu akan dikonfirmasi ya," ujarnya.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Diperiksa 15 Juli 2025 Usai Kejagung Geledah Kantor GoTo
Surat Sudah Diterima, Nadiem Makarim Diminta Kejagung Hadiri Pemeriksaan Besok
Didampingi Hotman Paris, Nadiem Makarim Bakal Dicecar Kejagung Terkait Temuan dari Kantor GoTo
Nadiem Makarim Akhirnya Penuhi Panggilan Kejagung dalam Kasus Laptop Chromebook, Ini Agenda Pemeriksaannya
Sebelum Nadiem Makarim, Kejagung Periksa Pemegang Saham Melissa Siska Juminto dan Eks CEO GoTo