"Terlalu banyak orang menderita hari ini, terlalu banyak orang tak bersalah terbunuh. Seseorang harus berdiri dan mengatakan ada jalan yang lebih baik," tambahnya lagi.
Jarang Terjadi, Dunia Vatikan Heboh
Para pakar hubungan internasional menyebut serangan terbuka presiden AS terhadap Paus adalah kejadian yang sangat langka dan berisiko tinggi.
Meski begitu, sejumlah tokoh Gereja mulai pasang badan. Uskup Agung Paul S. Coakley mengingatkan bahwa Paus adalah kompas moral dunia, bukan lawan tanding politik di panggung pemilu.
Ketegangan ini seolah mengulang sejarah saat Paus Fransiskus juga kerap beradu argumen dengan Trump soal isu tembok perbatasan.
Bedanya, kali ini Paus Leo XIV membawa narasi yang lebih tajam mengenai konflik bersenjata global yang sedang memanas.***
Artikel Terkait
AS Tuding China Kirim Bantuan Sistem Pertahanan Udara ke Iran di Tengah Gencatan Senjata
Korea Utara Pamer Senjata Canggih Terbaru di Tengah Gencatan Iran-AS, Langsung Bikin Dunia Ketar-ketir
Pernyataan Trump Direspons Iran, Bakal Hancurkan Kapal Perang yang Dekati Selat Hormuz
Geram Dikritik Paus Leo XIV soal Perang Iran, Trump Malah Bawa-bawa Nama Barack Obama
Mantan Bos CIA Sebut UU Tahun 1967 Dibuat untuk Pemakzulan Presiden Trump yang Tidak Waras
Warga Negara Asing Mulai Hari Ini Resmi Dilarang Memasuki Mekah Arab Saudi
Sejumlah Menteri Israel Beri Sinyal Zionis Segera Serang Iran Lagi
Tragedi Serangan Udara Nigeria Salah Sasaran, Lebih dari 100 Warga Sipil Tewas di Pasar
Militer Nigeria Dikritik Gara-Gara Serangan Udara Salah Sasaran, Kemampuan Intelijen dan Koordinasi Operasi Dipertanyakan
IRGC Rilis Video Pengusiran 2 Kapal Perusak AS di Selat Hormuz: Last Warning!