• Sabtu, 18 April 2026

Paus Leo XIV Lawan Balik Trump: Saya Tidak Takut Bicara Lantang demi Damai!

Photo Author
Rat Nugra, Konteks.co.id
- Selasa, 14 April 2026 | 07:18 WIB
Paus Leo XIV tegaskan tidak takut tekanan AS. (Media Vatikan)
Paus Leo XIV tegaskan tidak takut tekanan AS. (Media Vatikan)

KONTEKS.CO.ID - Tensi antara Vatikan dan Gedung Putih mendadak naik level.

Paus Leo XIV, pemimpin tertinggi Gereja Katolik yang juga merupakan Paus pertama asal Amerika Serikat, memberikan respons menohok terhadap serangan verbal Presiden Donald Trump.

Di tengah perjalanan apostoliknya menuju Aljazair pada Senin 13 April 2026, sang Paus menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur sejengkal pun dalam menyuarakan perdamaian.

Baca Juga: Kejutan Survei Terbaru! Dedi Mulyadi Salip Anies Baswedan, Elektabilitas Prabowo Masih Kokoh di Puncak

Misi kemanusiaan Paus selama 10 hari ke empat negara Afrika, Aljazair, Angola, Kamerun, dan Guinea Ekuatorial dimulai dengan pernyataan berani yang menunjukkan independensi Gereja dari pengaruh politik Washington.

Nggak Gentar Meski Disebut "Lemah"

Ketegangan ini bermula saat Donald Trump melalui media sosial menyebut Paus Leo XIV "lemah terhadap kejahatan" dan "buruk dalam urusan kebijakan luar negeri".

Serangan ini diduga dipicu oleh kritik tajam Paus terhadap keterlibatan militer AS-Israel dengan Iran serta kebijakan imigrasi Washington yang dinilai kurang manusiawi.

Baca Juga: Jerome Polin Kena Tipu Rp38 M! Bisnis Menantea Resmi Tutup Permanen 25 April: Excel-nya Bohong

Namun, alih-alih terpancing emosi, Paus Leo justru menunjukkan ketenangan yang berkelas.

"Saya tidak takut terhadap pemerintahan Trump, atau untuk berbicara secara lantang. Saya akan terus berbicara menentang perang, mendorong perdamaian dan dialog," tegas Paus Leo XIV dalam penerbangan menuju Afrika.

Bukan Rival Politik, Tapi Suara Moral

Sebagai warga Amerika pertama yang duduk di tahta suci, Paus Leo XIV menyadari posisinya sering ditarik ke ranah politik praktis.

Namun, ia dengan tegas menggarisbawahi bahwa perannya murni sebagai pemimpin spiritual, bukan politisi yang sedang berkampanye.

Baca Juga: Dr Martens Rilis Koleksi Zebzag Sandals yang Super Ringan dan Ikonis: Upgrade Summer Look Kamu!

Baginya, melihat banyak nyawa tak bersalah hilang akibat konflik adalah alasan yang lebih dari cukup untuk berdiri menentang kebijakan penguasa mana pun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rat Nugra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X