• Sabtu, 18 April 2026

Arab Saudi Ambil Ancang-ancang Serang Iran!

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Rabu, 25 Maret 2026 | 11:28 WIB
Jet tempur Kerajaan Arab Saudi bersiaga untuk merespons serangan Iran terhadap wilayah Kerajaan. (Foto: AU Kerajaan Arab Saudi)
Jet tempur Kerajaan Arab Saudi bersiaga untuk merespons serangan Iran terhadap wilayah Kerajaan. (Foto: AU Kerajaan Arab Saudi)

KONTEKS.CO.ID – Kerajaan Arab Saudi kemungkinan akan bergabung dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk menyerang balik Iran.

Sikap membalas ditempuh menyusul serangan Teheran ke sejumlah negara tetangganya di Teluk.

Pernyataan keras itu disampaikan Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, saat konferensi pers di kediaman resminya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 24 Maret 2026 malam.

Baca Juga: Cek Situasi Lalu Lintas One Way Nasional dari Tol Kalikangkung hingga Cikampek Utama

Menurut dia, opsi serangan balasan perlu dibahas secara khusus oleh para pemimpin Kerajaan Arab Saudi.

"Itu (serangan) tentu akan diambil ataupun akan dibahas khusus oleh para pemimpin di Kerajaan Arab Saudi dan dalam momen yang tepat untuk dibahasnya," ungkap Dubes Faisal kepada wartawan.

Ia menegaskan, pada prinsipnya Kerajaan tidak akan ragu dalam mengambil langkah tegas untuk mempertahankan kedaulatan teritorialnya.

Baca Juga: Menhub Resmi Terapkan One Way Nasional Tol Kalikangkung-Cikampek untuk Urai Kepadatan Arus Balik

Pihaknya berkomitmen penuh melindungi warga negara dan seluruh penduduk yang hidup di dalam wilayah Kerajaan.

"Seandainya ada tindakan-tindakan yang mengakibatkan atau mengancam Kerajaan Saudi, sekali lagi kami tidak akan tinggal diam," tandasnya.

Sekadar mengingatkan, The Wall Street Journal yang berbasis di AS dalam tulisannya mengklaim Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) telah mengambil upaya untuk bergabung dalam perang menghadapi Iran.

Baca Juga: Presiden Filipina Resmi Umumkan Keadaan Darurat Energi Nasional, Tukang Ojek Dapat Insentif Rp1,4 Juta

Jika benar adanya, hal ini akan menandai peningkatan pertempuran. WSJ, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah itu, pada Selasa 24 Maret 2026, menyebutkan, Arab Saudi setuju memberikan akses militer AS ke Pangkalan Udara King Fahd.

Ini perubahan sikap besar setelah mengatakan pangkalan-pangkalan militer Kerajaan dilarang digunakan untuk menyerang rival lamanya, Teheran. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X