• Sabtu, 18 April 2026

Iran Bantah Klaim Trump soal Negosiasi, Tuding Coba Manipulasi Pasar Minyak Global

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Selasa, 24 Maret 2026 | 07:15 WIB
Presiden Iran tegaskan tiga syarat utama untuk redam konflik regional. (X @IRAN_HD24)
Presiden Iran tegaskan tiga syarat utama untuk redam konflik regional. (X @IRAN_HD24)

KONTEKS.CO.ID – Pemerintah Iran membantah klaim ada pembicaraan dengan Presiden AS Donald Trump.

Pembicaraan ini terkait upaya penyelesaian konflik yang sedang berlangsung.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan tidak ada negosiasi yang tengah berjalan antara Teheran dan Washington.

Baca Juga: Prabowo Telepon Presiden UEA, Kecam Serangan Iran dan Minta segera Penurunan Eskalasi Perang

Ia malah menuding pernyataan Trump sebagai upaya memengaruhi pasar global, khususnya sektor keuangan dan minyak.

“Trump berusaha memanipulasi pasar keuangan dan minyak, sekaligus mencari jalan keluar dari situasi sulit yang menjerat AS dan Israel,” ujarnya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengungkapkan memang ada pesan dari sejumlah negara sahabat yang menyampaikan keinginan AS membuka jalur negosiasi.

Baca Juga: Kim Jong Un Jadi Presiden Korea Utara, 99,99 Persen Pemilih Mendukung

Namun, ia menegaskan hingga saat ini belum ada pembicaraan resmi yang benar-benar berlangsung di antara kedua negara.

PM Israel Benjamin Netanyahu juga menyebut telah berkomunikasi dengan Trump.

Ia mengakui Washington melihat peluang tercapainya kesepakatan, tetapi Israel tetap akan melanjutkan operasi militernya.

Baca Juga: Prabowo Minta Kualitas Program MBG Ditingkatkan, SPPG Tak Layak Diminta Ditutup Sementara

“Trump percaya ada peluang untuk memanfaatkan capaian militer guna mencapai tujuan perang melalui sebuah kesepakatan yang melindungi kepentingan vital kami,” kata Netanyahu.

“Pada saat yang sama, kami terus melakukan serangan di Iran dan Lebanon.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X