KONTEKS.CO.ID - Pihak Kepolisian Amerika Serikat mengonfirmasi telah menangkap pelaku penembakan aktivis konservatif Charlie Kirk di Universitas Utah Valley.
Adapun, terduga pelaku penembakan tersebut bernama Tyler Robinson (22).
Gubernur Utah, Spencer Cox mengatakan, penangkapan Tyler Robinson dilakukan di rumah orang tuanya pada Jumat, 12 September 2025.
Baca Juga: Gempa M7,4 Hantam Kamchatka Rusia, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
Pihak berwenang mengetahui keberadaan yang bersangkutan usai mendapat laporan dari keluarganya.
Seorang anggota keluarga menyampaikan kepada teman dekatnya bahwa Tyler Robinson menyiratkan dirinya pelaku dan melapor ke polisi.
Diduga, motif penembakan lantaran Tyler Robinson tidak menyukai Charlie Kirk.
Baca Juga: Dana Investasi Rp70 Miliar Raib, Ini Penjelasan BCA
Dia menilai Kirk merupakan adalah orang yang penuh dan penyebar kebencian.
Dalam penangkapan, polisi menemukan pesan yang menuliskan anti-fasis terukir di peluru senapan milik Robinson.
"Senapan bolt-action yang digunakan dan ditinggalkan Tyler Robinson di area hutan dekat kampus memiliki berbagai frasa terukir pada selongsong peluru," ungkap Cox mengutip Associated Press, Sabtu 13 September 2025.
Adapun, frasa yang terukir itu di peluru Robinson antara lain, 'Oh bella ciao, bella ciao, bella ciao, ciao ciao, yang merujuk pada lagu anti-fasis Italia.
Baca Juga: Ranking FIFA: Indonesia Dekati Vietnam, Malaysia Ikut Mengintai
Sementara, Direktur FBI Kash Patel mengatakan, pihaknya menangkap Tyler Robinson usai melakukan perburuan selama 33 jam.
Artikel Terkait
Detik-detik Aktivis Pendukung Donald Trump dan Israel Charlie Kirk Tewas Ditembak di Depan Publik
Penembakan Aktivis Charlie Kirk, Donald Trump Sebut Jadi Momen Gelap, Kanada hingga Italia Ingatkan Sinyal Bahaya
FBI Rilis Foto Terduga Penembak Charlie Kirk, Minta Bantuan Netizen Cari Pelaku dengan Hadiah Rp1,6 M
Siapa Skye Valadez? Nama yang Ramai Disebut Usai Penembakan Charlie Kirk
FBI Buru Tyler Robinson, Pemuda yang Dituduh Membunuh Charlie Kirk