• Sabtu, 18 April 2026

Gunung Es Raksasa Hancur, Ini Dampak Besar Lautan dan Iklim Global

Photo Author
Silvia Trianasari, Konteks.co.id
- Minggu, 7 September 2025 | 07:25 WIB
Gunung Es Raksasa A23a Mulai Hancur (foto: Richard Sidey/Eyos Expeditions)
Gunung Es Raksasa A23a Mulai Hancur (foto: Richard Sidey/Eyos Expeditions)

D15a diperkirakan lebih stabil karena posisinya masih menempel di pesisir Antartika dekat pangkalan Davis milik Australia.

Meski saat ini masih tercatat sebagai gunung es terbesar kedua, A23a diprediksi akan terus pecah menjadi potongan kecil dalam beberapa minggu ke depan, hingga akhirnya hilang dari pemantauan satelit.

Faktor Iklim dan Dampak Ekologis

Meijers menegaskan bahwa pecahnya gunung es adalah proses alami. Namun, pemanasan air laut dan datangnya musim semi di belahan Bumi selatan mempercepat keruntuhan A23a.

Lebih jauh, data menunjukkan lapisan es Antartika telah kehilangan triliunan ton es dalam beberapa dekade terakhir, sebagian besar dipicu oleh perubahan iklim akibat aktivitas manusia.

Jika tren ini berlanjut, kenaikan permukaan laut bisa menjadi ancaman serius bagi banyak wilayah pesisir dunia.

Baca Juga: Main Domino Bareng Tersangka Pembalakan Liar, Raja Juli Ngaku Baru Tahu Setelah Viral

Peneliti dari kapal riset kutub RRS Sir David Attenborough mengumpulkan sampel di sekitar A23a untuk meneliti dampaknya.

Pelepasan air tawar dalam jumlah besar akibat mencairnya megaberg ini dapat mengganggu keseimbangan ekosistem laut, termasuk organisme di dasar laut.

Selain itu, keberadaan gunung es besar di sekitar South Georgia diperkirakan akan semakin sering terjadi seiring meningkatnya suhu global.

Hal ini membuat penelitian terhadap megaberg seperti A23a menjadi krusial untuk memahami hubungan antara es, arus laut, dan iklim dunia.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eko Priliawito

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X