KONTEKS.CO.ID - Perang terbuka antara dua negara bertetangga, India dengan Pakistan, dimulai. New Delhi melakukan serangan pada Rabu dini hari terhadap lima wilayah Karachi.
Sumber militer Pakistan mengatakan, serangan India menghantam lima lokasi di Pakistan dan Kashmir yang dikelola Pakistan. Lokasi tersebut adalah Kotli, Ahmadpur Timur, Muzaffarabad, Bagh, dan Muridke.
Dari lokasi-lokasi tersebut, Ahmadpur Timur dan Muridke sangat penting karena berada di Provinsi Punjab Pakistan. Ini adalah wilayah perbatasan yang tidak disengketakan.
Baca Juga: KSST Apresiasi KPK Naikkan Status Laporan Terhadap Jampidsus Febri Adriansyah ke Penyelidikan
Serangan pada hari ini adalah pertama kalinya sejak 2019 ketika India melakukan serangan di dalam wilayah Pakistan. Ketika itu jet-jet tempur India menargetkan beberapa lokasi setelah menyalahkan Islamabad atas serangan bom mobil bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 40 personel paramiliter India di wilayah tersebut.
Pembalasan itu sendiri sangat menegangkan karena ini adalah pertama kalinya India menyerang di dalam perbatasan Pakistan yang tidak disengketakan sejak kedua belah pihak berperang pada tahun 1971.
India kini telah mengambil langkah penting itu lagi.
Baca Juga: Profil Alwi Farhan, Juara Dunia Junior Bulu Tangkis, Idola Baru Cewek-Cewek yang Doyan Foto itu Dulunya Pesepakbola
Laman CNN melaporkan, Kotli, Muzaffarabad, dan Bagh berada di wilayah Kashmir yang dikelola Pakistan. Yakni, wilayah pegunungan yang diperebutkan dan dikuasai oleh Islamabad tetapi juga diklaim oleh India.
Wilayah ini telah sering mengalami kontak militer dan pertempuran kecil antara pasukan India dan Pakistan. ***
Artikel Terkait
Ketegangan Memuncak: India-Pakistan Kembali Bertempur di Kashmir
Pakistan Respons India, Siap Kerahkan Senjata Nuklir Jika Diserang dan Diganggu
Bill Gates Kunjungi Singapura, Serukan Aksi Nyata Hadapi Krisis Iklim
Kalahkan Israel dan AS, Peneliti Harvard Sebut Indonesia Negara Paling Sejahtera di Dunia
Seberapa Lama Konklaf Berlangsung dan Kapan Paus Baru Diumumkan? Ini Tahapan Sakral Pemilihan Pemimpin Gereja Katolik Dunia