Setoran dari tiap pejabat pun bervariasi, mulai dari Rp15 juta hingga Rp2,8 miliar.
"Atas penambahan anggaran tersebut, GSW meminta jatah hingga 50 persen dari nilai anggaran, bahkan sebelum anggaran tersebut turun atau diberikan kepada OPD," ujar Asep.
Uang Setoran Buat Beli Sepatu Sampai Bayar Makan
Hingga kini, KPK mencatat uang yang sudah masuk ke kantong Gatut mencapai Rp2,7 miliar.
Mirisnya, uang yang diperas dari keringat pejabat daerah itu diduga dipakai untuk keperluan pribadi yang receh namun konsisten, seperti membeli sepatu, biaya berobat, hingga jamuan makan.
Nggak cuma itu, duit "panas" ini juga mengalir untuk pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di lingkungan Pemkab Tulungagung.***