nasional

Terseret Skandal Korupsi Bansos Rp200 Miliar, Ini Profil Rudy Tanoesoedibjo Kakak Hary Tanoe

Rabu, 20 Agustus 2025 | 09:52 WIB
Potret pengusaha Rudy Tanoesoedibjo.

KONTEKS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap perkembangan terbaru terkait kasus dugaan korupsi pengangkutan bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial (Kemensos).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memperkirakan kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp200 miliar. Namun, ia menegaskan angka tersebut masih bersifat sementara.

“Penghitungan awal oleh penyidik terkait dugaan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp200 miliar,” ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 19 Agustus 2025.

Baca Juga: WAMI Didesak Audit, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Layar?

Menurutnya, tim penyidik masih mendalami perhitungan detail guna memastikan total kerugian negara. KPK sejauh ini belum mengumumkan metode audit yang digunakan.

Pencegahan ke Luar Negeri

Dalam penyidikan yang resmi dimulai sejak 13 Agustus 2025 itu, KPK telah menetapkan tersangka. Namun, identitasnya belum dibuka ke publik.

Salah satu nama yang terseret adalah pengusaha Rudy Tanoesoedibjo, kakak dari taipan Hary Tanoesoedibjo. Rudy bersama tiga orang lainnya telah dikenakan larangan bepergian ke luar negeri.

“Pencegahan dilakukan agar pihak-pihak yang berkaitan tidak melarikan diri dan tetap kooperatif dalam penyidikan,” jelas Budi.

Baca Juga: Bursa Saham Indonesia Melemah Dua Hari Beruntun, Investor Waspada Sinyal The Fed

Rudy Tanoesoedibjo bukanlah sosok asing di dunia bisnis Indonesia. Ia telah lama dikenal sebagai pengusaha senior dengan pengalaman panjang di berbagai sektor industri.

Rudy lahir di Surabaya, 16 Januari 1964. Ia merupakan putra dari Ahmad Tanoesoedibjo, tokoh yang dikenal sebagai Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia.

Rudy juga adalah kakak kandung dari politisi sekaligus pendiri Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo.

Pendidikan tingginya ditempuh di University of San Francisco, Amerika Serikat, di mana ia berhasil meraih gelar Master of Business Administration (MBA) pada tahun 1989.

Halaman:

Tags

Terkini