KONTEKS.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto memutuskan mengembalikan 4 pulau sengketa dari Provinsi Sumatera Utara ke Aceh.
4 (empat) yang dimaksud adalah Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek.
Sebelumnya, Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 300.2.2 - 2138 Tahun 2025 menyatakan, 4 pulau kecil itu masuk dalam wilayah administratif Sumut.
Baca Juga: Aktivis 98: Pernyataan Fadli Zon Mengingkari Luka Bangsa dan Mengkhianati Kebenaran Sejarah
Keputusan Mendagri Tito Karnavian langsung menimbulkan reaksi keras dari masyarakat Aceh.
Walaupun membawa banyak bukti, baik sejarah maupun gerografis, Tito tetap tegas menyatakan empat pulau itu kini di bawah pengawasan Gubernur Sumut Bobby Nasution.
Sampai akhirnya pihak Istana mengambilalih persoalan tapal batas antara Aceh dan Sumut.
Baca Juga: Ini Alasan Menhut Cabut Izin Tambang di Pulau Wawonii Sultra
Berdasarkan rapat terbatas yang dihadiri Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Mendagri Tito Karnavian, Gubernur Sumut Bobby Nasution, dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem, Mensesneg Prasetyo Hadi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 17 Juni 2025, mengumumkan bahwa Presiden Prabowo menyatakan 4 pulau tersebut milik Aceh.
Muncul Dugaan 4 Pulau Mengandung Minyak dan Gas
Keputusan Mendagri Tito Karnavian mengalihkan kepemilikan Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek dari Aceh ke Sumatera Utara menimbulkan pertanyaan besar.
Di lini masa X atau Twitter, muncul dugaan empat pulau itu menyimpan harta karun alam, yakni minyak bumi dan gas. Benarkah demikian?
Baca Juga: Pengamat: Peluang Kecil BI Pangkas Suku Bunga Bikin Rupiah Melemah
Pertanyaan ini sempat disinggung Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem saat melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang di Kantor DPRK Sabang, pada Sabtu 14 Juni 2025 kemarin.
Saat itu, dia mengungkit alasan pulau-pulau kecil tersebut menjadi rebutan. Di dalam kata sambutannya, Mualem sempat bercanda.
"Sekarang mau direbut pulau kita di sana di Singkil. Kita ambil Andaman (milik India) saja boleh? Karena dekat. Kalau tidak jaga Pulau Rondo, biar tak diambil India. Walaupun bercanda, kita harus hati-hati juga," kata Mualem.
Baca Juga: Pengamat: Peluang Kecil BI Pangkas Suku Bunga Bikin Rupiah Melemah
Mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu mengungkap penyebab keempat pulau itu berpindah tangan ke Sumut dan menciptakan polemik.
"Intinya, kenapa sekarang berebut empat pulau itu. Tahu enggak? Itu kandungan energi, kandungan gas, sama besar di Andaman. Itu permasalahannya," klaimnya.
Mualem pun menegaska akan berusaha agar keempat pulau tersebut bisa kembali lagi ke wilayah Aceh. "Yang jelas, empat pulau itu hak kita. Kita punya. Untuk apa kita berteriak ini-itu, itu hak kita (Aceh). Cuma kita selow saja, nggak apa-apa," katanya.
Baca Juga: Alasan Pemerintahan Prabowo Serahkan 4 Pulau ke Pangkuan Aceh, Bukan Milik Sumut
Sebelumnya, seusai menggelar rapat khusus dengan anggota DPD/DPR di Pendapa Gubernur Aceh, Jumat 13 Juni 2025 malam, Mualem mengutarakan indikasi adanya potensi migas. "Mungkin, mungkin iya, mungkin tidak, itu kan harta karun," ucapnya singkat.
Di sisi lain, Bupati Kabupaten Aceh Singkil, Safriadi Oyon, mengatakan, selama ini pihaknya belum memperoleh informasi potensi migas yang tersimpat di empat pulau itu.
"Kami belum tahu lagi (informasinya). Bisa kemungkinan ada, juga mungkin (tidak)," imbuhnya.
Baca Juga: Alasan Pemerintahan Prabowo Serahkan 4 Pulau ke Pangkuan Aceh, Bukan Milik Sumut
Respons Istana soal Kandungan Migas di 4 Pulau
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan isu yang menyebut adanya kandungan harta karun migas di 4 pulau sengketa.
"Itu perlu riset, perlu ada data. Selama ini kami belum punya informasi dan data soal ini (migas)," ungkap Hasan Nasbi di kantornya, Jakarta, Senin 16 Juni 2025. ***
Artikel Terkait
Pertamina Temukan Harta Karun Emas Hitam di Sumatera Selatan
Diduga Ada Sumber Migas dan Investasi Triliunan Terkait Sengketa 4 Pulau Aceh-Sumut
4 Pulau Diperebutkan, Harta Muzakir Manaf dan Bobby Nasution Jadi Sorotan, Siapa Lebih Tajir?
Keputusan Presiden Prabowo: 4 Pulau yang Jadi Sengketa Masuk Wilayah Aceh, Bukan Sumut
Alasan Pemerintahan Prabowo Serahkan 4 Pulau ke Pangkuan Aceh, Bukan Milik Sumut