• Sabtu, 18 April 2026

Kronologi Dugaan Korupsi Nadiem Makarim, Penyidik Sebut Ada Persekongkolan atau Pemufakatan Jahat 

Photo Author
Rat Nugra, Konteks.co.id
- Selasa, 10 Juni 2025 | 22:28 WIB
Mantan Mendikbudriste Nadiem Makarim santer diberitakan terlibat dalam korupsi laptop Chromebook. (Instagram @nadiem_makarim__)
Mantan Mendikbudriste Nadiem Makarim santer diberitakan terlibat dalam korupsi laptop Chromebook. (Instagram @nadiem_makarim__)

KONTEKS.CO.ID  - Nadiem Makarim akhirnya buka suara terkait dugaan korupsi laptop Chromeboook Rp9.9 Triliun.

Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim santer diberitakan terlibat dalam korupsi laptop Chromebook.

Kejaksaan Agung (Kejagung) telah memeriksa lima mantan anak buah Nadiem Makarim dalam perkara pengadaan program digitalisasi pendidikan periode 2019-2022.

Baca Juga: Respons Nadiem Makarim soal Kesaksian Mantan Stafsus Fiona dan Jurist Tan yang Disebut Orang Dekat Menteri

Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar mengatakan salah satu saksi yang diperiksa itu adalah Eks Plt. Direktur Jenderal Paud, Pendidikan Dasar dan Menengah tahun, Hamid Muhammad (HM).

"Penyidik telah memeriksa HM selaku Plt. Direktur Jenderal Paud, Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2020," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Rabu, 4 Juni 2025.

Selain itu, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menerbitkan pencekalan tiga staf khusus (stafsus) mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Nadiem Makarim sendiri baru buka suara tentang dugaan korupsi ini pada Selasa, 10 Juni 2025.

Baca Juga: Hotman Paris Jadi Jaminan Nadiem Makarim hingga Penyidikan Kasus Korupsi Laptop Chromebook Tuntas: Saya Siap

Nadiem mengaku siap mendukung penyidik Kejaksaaan Agung atau Kejagung dalam pengusutan perkara perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,9 triliun.

Ia juga mengatakan dukungan itu merupakan sikap kooperatif dirinya agar kasus perkara pengadaan program digitalisasi pendidikan periode 2019-2022 bisa terungkap secara terang benderang.

"Saya tidak pernah menoleransi praktik korupsi dalam bentuk apapun," ujarnya di The Darmawangsa Jakarta, Selasa 10 Juni 2025.

Baca Juga: KPK Periksa 3 Stafsus Menaker Terkait Dugaan Pemerasan TKA Rp53 M: Diperas Jauh Sebelum 2019

Bukan itu saja, Nadiem juga mengaku siap diklarifikasi apabila memang keterangannya diperlukan oleh penyidik Kejagung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rat Nugra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X