KONTEKS.CO.ID - Komentar menohok eks Marinir Satria Arta Kumbara pasca dirinya dicabut kewarganegaraan RI viral di media sosial.
Dalam sebuah video yang beredar luas, mantan prajurit TNI AL itu mengungkapkan kekecewaannya secara blak-blakan terhadap kebijakan negara, usai diketahui bergabung dalam operasi militer di Rusia tanpa izin dari pemerintah Indonesia.
Dicabut Kewarganegaraan Usai Gabung Operasi Militer Rusia
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum telah menyatakan bahwa Satria Arta Kumbara resmi kehilangan status kewarganegaraannya.
Proses tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dengan Direktorat Kerwarganegaraan dan Kementerian Luar Negeri, menindaklanjuti keterlibatan Satria dalam militer asing tanpa izin resmi dari Presiden.
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa keputusan tersebut sudah sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, yakni Pasal 23 huruf d dan e serta Pasal 31 ayat (1) huruf c dan d Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007.
Ungkapan Kritik Tajam: “Agak Lain Emang Negara Konoha!”
Baca Juga: Kepolisian Madinah Tangkap Empat WNI Terkait Penipuan Kurban Haji
Dalam video yang dipublikasikan ulang oleh akun X @NenkMonica, Satria mengeluarkan pernyataan kontroversial yang mengundang perhatian publik.
Ia mengkritik ketimpangan perlakuan hukum di Indonesia, menyebut bahwa para koruptor justru dilindungi sementara dirinya yang berjuang dengan kemampuan pribadi di luar negeri malah disanksi berat.
"Agak lain emang negara Konoha ini, yang sibuk maling duit rakyat malah dilindungi," ujar Satria dalam video tersebut.
Ia juga menyindir bahwa dirinya bukan bagian dari lingkaran selebritas atau elite, sehingga harus mencari penghidupan dengan cara yang ia bisa, termasuk bergabung dalam operasi militer asing.
Baca Juga: Janji Dedi Mulyadi Bakal Kasih Rp600 Miliar untuk Siswa yang Tidak Diterima di Sekolah Negeri
Artikel Terkait
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Bakal Evaluasi Izin Proyek Migas yang Mangkrak, Minta Izin ke Prabowo
Respons Budi Arie soal Tudingan Alokasi Jatah 50 Persen atas Kasus Suap Buka Blokir Situs Judi Online
Pakai Visa Haji Ilegal, Ratusan WNI Diamankan di Madinah, Sudah Lansia Ngaku Mau Kerja Proyek Bangunan
Janji Dedi Mulyadi Bakal Kasih Rp600 Miliar untuk Siswa yang Tidak Diterima di Sekolah Negeri
Kepolisian Madinah Tangkap Empat WNI Terkait Penipuan Kurban Haji