Penjaminan itu dilakukan atas dasar pertimbangan kemanusiaan dan pendidikan terhadap mahasiswa yang dianggap masih bisa dibina.
"Kami benar adalah penjamin penangguhan penahanan terhadap adik SSS, mahasiswi ITB yang ditangkap dan ditahan karena membuat gambar tak senonoh, ada gambar Pak Jokowi dan gambar Pak Prabowo," kata Habiburokhman dalam akun Instagram pribadinya, Senin 12 Mei 2025.
Baca Juga: Alasan Perayaan Waisak di Candi Borobudur Selalu Dinantikan Banyak Orang
Menurut Habiburokhman, tindakan polisi dalam menangkap SSS sudah sesuai prosedur, mengingat konten yang disebarkan sangat tidak pantas dan menimbulkan keresahan.
Dia mengaku sedih melihat gambar tersebut, karena sudah melanggar norma kepatutan dan menghina simbol negara.
"Kami bisa memahami alasan polisi menangkap karena memang gambar tersebut sangat tidak tepat ya. Saya sendiri sebenarnya sangat sedih melihat gambar tersebut," ujarnya.
Namun, Habiburokhman menegaskan pentingnya pendekatan pembinaan terhadap pelaku, mengingat usia SSS yang masih muda dan belum memiliki rekam jejak kriminal.
Baca Juga: Usai Vonis Ringan Kasus Harvey Moeis, Hakim Eko Aryanto Kini Dimutasi ke Papua Barat
Dia juga yakin, mahasiswi tersebut masih dapat diarahkan ke hal-hal positif melalui komunikasi yang baik dan edukasi tentang batasan kebebasan berekspresi di ruang publik.
"Kami melihat adik mahasiswi tersebut tersebut masih muda, dan masih sangat mungkin dibina, diajak komunikasi yang baik, dan diajak buat mengerti bahwa apa yang dia lakukan sangat-sangat tidak baik ya, tidak pas," ujarnya.
Habiburokhman juga apresiasi sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dinilai bijaksana dalam menangani kasus ini.
Dia berharap proses hukum tetap berjalan secara adil dan proporsional, dengan tetap memberikan ruang pembinaan bagi pelaku.***
Artikel Terkait
12 Mei 1998: Jangan Lupakan Tragedi Trisakti, Pembuka Jalan Era Reformasi
Banyak Lokalisasi seperti Macao Po Ditutup, tapi Jumlah PSK di Indonesia Tetap Luar Biasa
Ucapan Selamat Hari Waisak 2025: Doa dan Harapan di Hari Suci Penuh Kedamaian
Alasan Perayaan Waisak di Candi Borobudur Selalu Dinantikan Banyak Orang
Usai Vonis Ringan Kasus Harvey Moeis, Hakim Eko Aryanto Kini Dimutasi ke Papua Barat