KONTEKS.CO.ID - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi merespons pembatalan mutasi tujuh perwira (pati) TNI oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Diketahui, dalam pembatalan tersebut terdapat satu nama yakni, Letjen Kunto Arief Wibowo yang merupakan putra Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno.
Sebelumnya, Kunto sempat dimutasi dari jabatannya sebagai Pangkogabwilhan I menjadi staf khusus KSAD.
Baca Juga: Profil Agum Gumelar: Sosok Jenderal di Balik Forum Purnawirawan Tandingan
Menurut Hendardi, pembatalan mutasi yang tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor KEP 554.a/IV/2025 tanggal 30 April 2025 itu memperkuat spekulasi bahwa mutasi tersebut sarat kepentingan politik.
"Mutasi yang dibatalkan ini merupakan pelajaran sangat penting bahwa TNI tidak boleh menjadi alat politik kekuasaan dan menjadi perpanjangan kepentingan politik pihak tertentu, termasuk Presiden atau pihak lain yang mempengaruhinya," kata Hendardi dalam keterangan tertulis, Senin 5 Mei 2025.
Publik, kata dia, menjadi sulit percaya dengan pernyataan Mabes TNI yang menyebut mutasi sebagai bagian dari mekanisme pembinaan karier dan kebutuhan organisasi.
Baca Juga: Presiden Trump Kenakan Tarif 100 Persen untuk Film yang Dibuat di Luar AS
Sebab, Kunto baru menjabat selama empat bulan sebagai Pangkogabwilhan I dan dianggap terlalu cepat dimutasi tanpa alasan jelas.
Selain itu, Hendardi juga menyoroti kemungkinan tidak dilibatkannya Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) secara profesional dalam proses mutasi dan pembatalannya.
“Pembatalan mutasi dalam sehari itu pasti menggerus kepercayaan publik,” ucapnya.
Apalagi, TNI menyatakan sempat menyatakan mutasi ini sebagai bentuk komitmen meningkatkan kinerja dan soliditas organisasi.
Baca Juga: Mobil Peninggalan Paus Fransiskus Dikirim ke Gaza, Hadiah Terakhir untuk Anak-Anak
Namun, hanya dalam waktu satu hari, keputusan itu dibatalkan.
Artikel Terkait
Kapolri Mutasi 49 Pati dan Pamen Polri: 2 Penyidik KPK Naik Kelas
Jaksa Agung Mutasi 6 Kajati, Kuntadi Gantikan Mia Amiati di Jawa Timur
Mabes TNI Sebut Mutasi Letjen Kunto Arief Tak Ada Hubungannya dengan Sikap Try Sutrisno
Panglima TNI Ralat Mutasi, ISDS: Dipengaruhi Kepentingan di Luar Institusi
SETARA Institute Menduga Mutasi dan Pembatalan Mutasi Tak Libatkan Wanjakti TNI