• Sabtu, 18 April 2026

Mutasi Letjen Kunto Arief Dibatalkan, SETARA Institute Singgung TNI yang Jadi Alat Politik Kekuasaan

Photo Author
Lopi Kasim, Konteks.co.id
- Senin, 5 Mei 2025 | 12:12 WIB
Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto batalkan mutasi Letjen Kunto Arief, SETARA Institute merespons   (Instagram/91agussubiyanto)
Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto batalkan mutasi Letjen Kunto Arief, SETARA Institute merespons (Instagram/91agussubiyanto)


KONTEKS.CO.ID - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi merespons pembatalan mutasi tujuh perwira (pati) TNI oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Diketahui, dalam pembatalan tersebut terdapat satu nama yakni, Letjen Kunto Arief Wibowo yang merupakan putra Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno.

Sebelumnya, Kunto sempat dimutasi dari jabatannya sebagai Pangkogabwilhan I menjadi staf khusus KSAD.

Baca Juga: Profil Agum Gumelar: Sosok Jenderal di Balik Forum Purnawirawan Tandingan

Menurut Hendardi, pembatalan mutasi yang tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor KEP 554.a/IV/2025 tanggal 30 April 2025 itu memperkuat spekulasi bahwa mutasi tersebut sarat kepentingan politik.

"Mutasi yang dibatalkan ini merupakan pelajaran sangat penting bahwa TNI tidak boleh menjadi alat politik kekuasaan dan menjadi perpanjangan kepentingan politik pihak tertentu, termasuk Presiden atau pihak lain yang mempengaruhinya," kata Hendardi dalam keterangan tertulis, Senin 5 Mei 2025.

Publik, kata dia, menjadi sulit percaya dengan pernyataan Mabes TNI yang menyebut mutasi sebagai bagian dari mekanisme pembinaan karier dan kebutuhan organisasi.

Baca Juga: Presiden Trump Kenakan Tarif 100 Persen untuk Film yang Dibuat di Luar AS

Sebab, Kunto baru menjabat selama empat bulan sebagai Pangkogabwilhan I dan dianggap terlalu cepat dimutasi tanpa alasan jelas.

Selain itu, Hendardi juga menyoroti kemungkinan tidak dilibatkannya Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) secara profesional dalam proses mutasi dan pembatalannya.

“Pembatalan mutasi dalam sehari itu pasti menggerus kepercayaan publik,” ucapnya.

Apalagi, TNI menyatakan sempat menyatakan mutasi ini sebagai bentuk komitmen meningkatkan kinerja dan soliditas organisasi.

Baca Juga: Mobil Peninggalan Paus Fransiskus Dikirim ke Gaza, Hadiah Terakhir untuk Anak-Anak

Namun, hanya dalam waktu satu hari, keputusan itu dibatalkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X