• Sabtu, 18 April 2026

8 Tuntutan Forum Purnawirawan Prajurit TNI: Copot Gibran, Reshuffle Menteri Pro-Jokowi hingga Kembali ke UUD 1945 Asli

Photo Author
Lopi Kasim, Konteks.co.id
- Jumat, 18 April 2025 | 20:05 WIB
Forum Purnawirawan TNI tuntut kembali ke UUD 1945 Asli hingga copot Gibran sebagai Wapres (Tangkapan layar/YouTube Refly Harun)
Forum Purnawirawan TNI tuntut kembali ke UUD 1945 Asli hingga copot Gibran sebagai Wapres (Tangkapan layar/YouTube Refly Harun)

KONTEKS.CO.ID - Forum Purnawirawan Prajurit TNI menyampaikan tuntutan serta pernyataan sikap terkait berbagai persoalan bangsa saat ini.

Tuntutan itu dituangkan dalam sebuah lembaran bertanda tangan Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto dan Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan.

Sementara yang mengetahui yakni Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.

Baca Juga: 5 Pebulu Tangkis Indonesia Pilih Dinaturalisasi Negara Lain, Ada yang Meroket dan Melempem

Mereka menyampaikan 8 tuntutan dalam lembaran tersebut melalui akun YouTube Refly Harun bertajuk Live! Ngeri! Ratusan Jenderal Purn Kasih 8 Tuntutan! Ganti Wapres! Reshuffle Menteri Pro-JKW!!

Dalam siniar YouTube, Refly mengungkapkan foto-foto kegiatan saat pernyataan sikap Forum Purnawirawan Prajurit TNI dan foto dokumen 8 tuntutan yang ditandatangani tersebut.

Disebutkan, dokumen itu telah ditandatangani sebanyak 103 jenderal, 73 laksamana, 65 marsekal, dan 91 kolonel.

Baca Juga: Dugaan Politik Uang Jelang PSU Kabupaten Serang, Dua Orang Diamankan Tim Resmob Polda Banten

"Kami Forum Purnawirawan Prajurit TNI Mendukung Presiden Prabowo Subianto Menyelematkan NKRI," tulis dokumen tersebut.

Pakar hukum tata negara Refly Harun lantas membacakan lembaran yang tertulis pada Februari 2025 itu.

“(Tuntutan ke) Satu, kembali ke Undang-Undang Dasar 1945 asli sebagai tata hukum politik dan tata tertib pemerintahan. Asli, ini ada persoalan, tapi kita hargai dulu,” ujar Refly Harun menukil kanal YouTube miliknya, Jumat, 18 April 2025.

Selanjutnya, mereka mendukung program kerja Kabinet Merah Putih yang dikenal sebagai Asta Cita, kecuali untuk kelanjutan pembangunan IKN (Ibu Kota Nusantara).

Baca Juga: Pengakuan Terbaru Eks Pemain Sirkus OCI Taman Safari: Dirantai karena Ketemu Orang Luar, Dipaksa Main Saat Hamil 9 Bulan

Lalu, terkait penghentian Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dianggap bermasalah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X