KONTEKS.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto kembali menyampaikan masalah korupsi di Indonesia. Selain itu, ditegaskan bahwa sudah sepantasnya kalau negara menyita aset yang dimiliki para koruptor, meski harus tetap adil.
"Saya berpendapat begini, kembalikan yang kau curi! Kerugian negara yang dia timbulkan harus dikembalikan, makanya aset-aset yang dimilikinya pantas negara itu menyita,” kata Prabowo saat wawancara eksklusif dengan beberapa jurnalis media di Hambalang, Bogor.
Meski harus menyita aset yang dimiliki para koruptor, tentu saja negara harus tetap adil pada keluarganya. Utamanya anak dan istrinya.
Baca Juga: Bocoran Strategi dan Tawaran Negosiasi Presiden Prabowo Hadapi Tarif Trump
“Namun kita harus adil terhadap anak dan istrinya, umpamanya kalau sudah ada aset yang sudah dimilikinya sebelum dia menjabat apakah adil kita menyitanya? Bagaimana nanti dengan anaknya, mungkinkah dosa orang tua diturunkan ke anaknya? Nanti para ahli hukum yang akan membahasnya," katanya.
Lebih lanjut Prabowo mengaku dirinya sangat geram dengan para koruptor. Aksi korupsi adalah perampokan yang dilakukan seolah legal.
"Jangankan rakyat saya juga geram, saya menyadari sumber daya kita sangat besar, ini terjadi harus dikatakan ini adalah perampokan yang dilakukan seolah-olah legal yang kalau dicek tidak ada pelanggaran," kata Prabowo.
Baca Juga: TNI AL Ungkap Motif Pembunuhan Jurnalis Juwita, Kelasi Satu Jumran Tolak Menikahi Korban
Di balik semua ini, Prabowo menegaskan memang harus ada sikap yang membuat efek jera. Karena hal ini, lanjutnya ia sudah menekankan kepada aparat penegak hukum jika ada vonis yang ringan, melukai keadilan, pemerintah akan naik banding dan terbukti beberapa kasus efektif.
"Karena para koruptor ini menganggap dengan uang, okelah saya ditangkap, ke pengadilan, masuk penjara, paling saya ditahan enam tahun, nanti saya jalankan tiga tahun saya keluar dan mungkin saya bisa sogok pejabat ini, pejabat itu dan mungkin bisa tiap lima hari saya keluar," kata Prabowo.***
Artikel Terkait
Netizen Sebut Didit Hediprasetyo 'Duta Sila 3 Pancasila', Prabowo: Saya Ajari Jangan Cari Musuh
Klaim Utang dan Inflasi Indonesia Masih Terkecil di Dunia, Prabowo: Kita Jangan Terlalu Takut
Prabowo Sebut Indonesia Blunder 30 Tahun Terakhir, Tunjuk Para Profesor Hingga Guru Besar
Prabowo Ungkap Alasan Pengesahan RUU TNI Dikebut, Bantah Tudingan Kembalikan Dwifungsi
Presiden Prabowo Masih Bahas Tudingan Susun Kabinet Pakai Orang-orang Lama