KONTEKS.CO.ID - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) memastikan kesiapan distribusi energi nasional selama periode Lebaran 2025, terutama untuk pasokan LPG subsidi dan BBM transportasi.
Pelaksana Tugas Harian (PTH) Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengungkapkan bahwa perusahaan telah menyiagakan 273.000 pangkalan LPG subsidi guna memastikan ketersediaan bagi masyarakat.
"Produk LPG ini ada yang subsidi dan non-subsidi. Kami memiliki 5.659 agen LPG subsidi serta 858 agen LPG non-subsidi yang tersebar di 273.000 outlet pangkalan LPG subsidi," ujar Ega dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, Kamis, 20 Maret 2025.
Baca Juga: Buruh Meradang! Ini 4 Modus Licik Perusahaan Agar Lolos dari Kewajiban THR
Selain pangkalan utama, Pertamina juga menghadirkan sub-pangkalan guna mempermudah akses masyarakat, terutama bagi rumah tangga yang membutuhkan LPG subsidi.
BBM dan Layanan Darurat untuk Transportasi Lebaran
Selain memastikan pasokan LPG, Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan stok BBM untuk mendukung sektor transportasi darat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.
Setidaknya, 7.746 SPBU telah disiagakan, dengan 1.832 SPBU beroperasi 24 jam. Pertamina juga mengaktifkan 4.924 Pertashop guna memastikan pasokan BBM tetap lancar, terutama di daerah-daerah yang jauh dari SPBU utama.
Baca Juga: Bocor, Presiden Donald Trump Teken Perintah Eksekutif Pembubaran Departemen Pendidikan AS
Untuk kondisi darurat, Pertamina akan mengerahkan 200 motoris atau armada sepeda motor yang siap mengantarkan BBM ke lokasi-lokasi yang mengalami kendala pasokan akibat kemacetan atau gangguan lainnya.
"Masyarakat bisa menghubungi call center 135 untuk layanan pengantaran BBM jika mengalami kesulitan di perjalanan," tambah Ega.
Dengan langkah ini, Pertamina memastikan Lebaran 2025 berjalan lancar tanpa kendala energi, baik untuk rumah tangga maupun transportasi pemudik. ***
Artikel Terkait
Alasan Asli Penjualan Gas Melon Dibatasi, Anak Buah Sri Mulyani Beberkan Harga Sebenarnya dari LPG 3 Kg
Bahlil Mau Gebuk Penyeleweng Distribusi LPG 3 Kg, Negara Rugi Rp30,4 Triliun
Ramai Kabar Pertamax Oplosan, Ini Harga BBM Pertamina yang Berlaku 1 Maret 2025
Lemigas Uji Laboratorium BBM di Tengah Ramai Soal Pertamax Oplosan, Ini Hasilnya
SPBU di Bogor Diduga Curangi Takaran BBM Lewat HP Dibongkar Mendag Budi Santoso, Pertamina Sebut Akan Tindak Tegas