Selain itu, dia juga menyoroti dugaan flexing oleh istri DAK. Pembangunan rumah mewah milik DAK di kawasan Duren Sawit sudah vira dan menjadi sorotan publik.
“Setelah Pilkada, mereka diduga melancong. Dari mana sumber dananya? Belum lagi dugaan pembangunan rumah mewah DAK di kawasan Duren Sawit. Kajati DKI harus jeli dan lakukan audit forensik,” katanya.
Dugaan Pemecahan Anggaran Jasa EO oleh KPUD DKI Jakarta
Berdasarkan data yang dihimpun Aktivia, berikut adalah daftar kegiatan KPUD DKI yang diduga menggunakan jasa EO dengan skema pecah anggaran.
Baca Juga: Kardinal Suharyo Mengaku Tak Punya Persiapan Khusus Ikut Pemilihan Paus Baru alias Konklaf
Mulai dari rapat koordinasi persiapan tahapan Pilkada 2024, FGD pembuatan desain maskot, jingle, dan sosialisai tahapan Pilkada, koordinasi dukungan stakeholder Pilkada.
Kemudian sosialisai pemantau pemilihan dan bakal calon perseorangan, evaluasi pengelolaan logistik Pemilu, Launching tahapan Pilgub DKI Jakarta 2024.
Kemudian lagi Workshop Pertanggungjawaban Dana Hibah, Bimtek Dana Hibah bagi Badan Adhoc, Apel Kesiapan Petugas Pantarlih, dan Rapat Kesekretariatan dan Logistik.
Ada jugaa dugaan terkait dengan Media Gathering “Sinergi Ciptakan Informasi untuk Pilkada”, Penerimaan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI,
Baca Juga: Gebrakan Bersejarah Kepausan Era Paus Fransiskus: 4 Perempuan Bantu Memimpin Vatikan
Sementara Ramadhan Isa Kornas POROS MUDA NU menegaskan, bahwa pengusutan dugaan korupsi harus dilakukan menyeluruh dan profesional.
“Jika Kajati DKI berani mengungkap semua aktor tanpa pandang bulu, ini jadi preseden baik untuk penegakan hukum dalam Pilkada 2024 lalu”, ujarnya.***
Artikel Terkait
Suap Korupsi CPO Libatkan Permata Hijau Group, Wilmar Group, dan Musim Mas Group
Kejagung Ungkap Peran Ketua PN Jaksel di Kasus Korupsi CPO
Tegaskan Ada Indikasi Korupsi dalam Kasus Pagar Laut Tangerang, Mahfud MD Dorong Kejagung Ambil Alih
Billy Haryanto, Pedagang Beras Cipinang, Mafia dan Korupsi Kemenhub
Kasus Dugaan Korupsi Eks Wali Kota Semarang, Lomba Masak Nasi Goreng Ternyata Didanai Potongan Insentif Pegawai
Menilik Kembali Dugaan Keterlibatan Ridwan Kamil dalam Kasus Korupsi Bank BJB Hingga Moge yang Disita