• Sabtu, 18 April 2026

Pramono Anung Rapat Khusus Berantas Ikan Sapu-sapu di Jakarta, Seluruh Wali Kota Diminta Turun Tangan

Photo Author
Lopi Kasim, Konteks.co.id
- Selasa, 14 April 2026 | 10:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung soal penanganan ikan sapu-sapu (Foto: dok. Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung soal penanganan ikan sapu-sapu (Foto: dok. Pemprov DKI Jakarta)


KONTEKS.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut, segera menggelar rapat khusus dengan anak buahnya terkait penanganan ikan sapu-sapu yang dinilai telah mengganggu ekosistem lingkungan.

"Dalam waktu dekat ini Pemerintah DKI Jakarta akan mengadakan rapat khusus mengenai ikan sapu-sapu, karena saya akan minta seluruh wali kota, kalau di Pulau Seribu enggak lah, untuk menangani ini,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta Timur, Selasa 14 April 2026.

Dia mengatakan, penanganan ikan sapu-sapu di kawasan Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, merupakan contoh keseriusan Pemprov DKI untuk mengatasi persoalan tersebut.

Baca Juga: Bantah Isu Rp4 T! Kepala BGN Dadan Hindayana Buka Suara Soal Pengadaan Laptop dan Kaos Kaki Program MBG

Politisi PDIP itu menilai, efek dari banyaknya populasi ikan sapu-sapu itu sangat terasa. Sebab, ikan tersebut merupakan predator bagi ikan lokal lainnya.

"Apalagi ini kan ikan yang berasal dari Amerika Selatan, mereka sangat kuat dan menjadi predator bagi ikan-ikan lokal, wader dan sebagainya," katanya.

"Makanannya diambil semua dan mereka merusak tanggul-tanggul yang ada karena rumahnya itu di sana,” imbuhnya.

Baca Juga: KPK Duga Suami Fadia Arafiq Terima Uang Korupsi Istrinya Saat Jabat Bupati Pekalongan

Lantaran itu, Pramono menginginkan seluruh jajaran Pemprov DKI menangani persoalan ikan sapu-sapu ini secara serius.

Orang nomor satu di Jakarta itu berharap, wilayahnya menjadi contoh atau role model bagi daerah lain dalam penanganan ikan sapu-sapu.

Sementara sebelumnya, Kepala Dinas KPKP Pemprov DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok menyampaikan, permasalahan ikan sapu-sapu ini bukan hal yang baru setelah persoalan itu diselesaikan di kali Ciliwung.

Baca Juga: Anwar Usman Resmi Pensiun dari Hakim MK, Paman Gibran Sampaikan Permohonan Maaf  

Usai pembersihan dan penangkapan, ikan sapu-sapu tersebut dibawa ke Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) Ciganjur.

"Bangkai ikan sapu-sapu yang telah mati akan dikubur karena daya tahan ikan sapu-sapu ini memang jika tidak dipastikan mati maka bisa hidup tanpa berada di air," ucapnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X