• Sabtu, 18 April 2026

Kesepakatan Dagang Indonesia dan Uni Eropa Bukan Sekadar Ekonomi, Ada Geopolitik

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Rabu, 24 September 2025 | 12:43 WIB
Uni Eropa dan Indonesia (EU)
Uni Eropa dan Indonesia (EU)

“Kehadiran aktif UE di kawasan adalah kunci, tapi keberlanjutan tetap akan jadi ujian,” katanya.

Baca Juga: Satgas Ops Damai Cartenz Buru KKB Elkius Kobak Pembunuh 5 Warga Sipil di Yahukimo

Sejumlah analis juga melihat bahwa sengketa dagang, khususnya soal larangan ekspor nikel Indonesia, bisa menghambat implementasi penuh CEPA.

Meski UE kalah dalam sengketa sawit di WTO, UE justru memenangkan perkara nikel.

Kondisi ini, kata pengamat, bisa memperburuk kepercayaan antara kedua pihak.

Baca Juga: Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Analis Politik: Jokowi Lecehkan Parpol KIM

Dengan pemangkasan tarif hingga 98%, perdagangan bilateral RI–UE yang pada 2024 mencapai 27,3 miliar euro diproyeksikan melonjak.

Hanya, proses ratifikasi di kedua belah pihak masih akan diwarnai tarik-menarik, terutama dari kalangan petani di Indonesia dan kelompok hijau di Eropa.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X