• Sabtu, 18 April 2026

Presiden Marcos Menyatakan Filipina Darurat Energi Nasional, Imbas Konflik Timur Tengah

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Rabu, 25 Maret 2026 | 06:18 WIB
Presiden Marcos Jr. mengumumkan Filipina dalam keadaan darurat energi nasional. (Istimewa)
Presiden Marcos Jr. mengumumkan Filipina dalam keadaan darurat energi nasional. (Istimewa)

Krisis ini turut dipicu eskalasi konflik global. Pada akhir Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.

Baca Juga: Prabowo Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Terus Palestina

Teheran membalas dengan menyerang sejumlah sekutu Washington di kawasan Teluk. Dalam beberapa pekan terakhir, infrastruktur sipil hingga fasilitas minyak dan gas ikut menjadi target serangan.

Iran juga membatasi jalur pelayaran di Selat Hormuz, yang biasanya dilewati lebih dari 20 juta barel minyak dan gas per hari, kecuali untuk kapal tertentu.

Kondisi ini memperburuk kekhawatiran pasar energi dunia.

Baca Juga: Kapolri Pantau Bali hingga Malioboro, Soroti Lonjakan Wisatawan

Pemerintah Filipina berharap deklarasi darurat energi ini mampu memperkuat ketahanan nasional di tengah ketidakpastian global yang terus meningkat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X