• Sabtu, 18 April 2026

Kabinet Israel Gontok-gontokan Akibat Puluhan Drone Jutaan Dolar AS Hilang di Iran

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Senin, 30 Juni 2025 | 23:59 WIB
Kabinet PM Israel Benjamin Netanyahu retak karena tingginya biaya perang melawan Iran dan perlawanan rakyat Gaza Palestina. (Instagram @b.netanyahu)
Kabinet PM Israel Benjamin Netanyahu retak karena tingginya biaya perang melawan Iran dan perlawanan rakyat Gaza Palestina. (Instagram @b.netanyahu)


KONTEKS.CO.ID - Perang terbuka dengan Iran membuka kelemahan militer Israel. Ternyata IDF atau Pasukan Pertahanan Israel kehilangan banyak drone canggih bernilai jutaan dolar AS di wilayah Iran.

Hal itu terungkap setelah Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich menangguhkan pembelian peralatan militer baru di tengah kekhawatiran tentang kemungkinan babak baru pertempuran dengan Iran.

Penangguhan itu menyusul hilangnya puluhan drone senilai jutaan dolar AS di wilayah Iran.

Baca Juga: Heboh! Lisa BLACKPINK Gelar Thrift Sale Baju Pribadi untuk Gaza, Semua Hasil Penjualan Full Didonasikan

Menurut situs berita Ynet, Kementerian Keuangan Israel menolak menyetujui peningkatan 60 miliar shekel (USD16,2 miliar) yang diminta oleh Kementerian Pertahanan guna menutupi biaya konflik baru-baru ini dengan Iran dan Operasi Gideon’s Chariots yang sedang berlangsung di Gaza. 

Kedua operasi tersebut tidak termasuk dalam anggaran negara 2025 yang disetujui.

Laporan tersebut mencatat bahwa ada perselisihan serius antara kedua kementerian itu. Kementerian Keuangan menuduh tentara Israel membuang-buang waktu mobilisasi. Lalu memblokir dana yang dibutuhkan untuk mengisi kembali persediaan militer dan melakukan pembelian darurat. 

Baca Juga: Vin Diesel Umumkan Fast & Furious Final Rilis 2027: Dom dan Brian Bakal Reuni!

Pembelian itu termasuk peluncur roket, yang hampir habis, dan ratusan rudal yang terutama ditujukan untuk pasukan Israel di Gaza.

Sumber keamanan Israel mengatakan kepada Ynet, "Menteri Keuangan Bezalel Smotrich tahu apa arti serangan terhadap Iran.” 

Ini menyiratkan keputusannya untuk membekukan pendanaan diambil meskipun memahami konsekuensinya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X