KONTEKS.CO.ID - Amerika Serikat (AS) mengaku tak terlibat dalam serangan Israel ke Teheran, Iran yang dilakukan pada Jumat, 13 Juni 2025 pagi.
Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan situs militer dan fasilitas nuklir.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio mengatakan, Israel mengambil tindakan sepihak terhadap Iran.
Baca Juga: Indonesia Target Setop Impor Jagung pada 2026
"Kami tidak terlibat dalam serangan terhadap Iran dan prioritas utama kami adalah melindungi pasukan Amerika di kawasan tersebut," ujar Marco Rubio menukil Reuters.
"Saya tegaskan: Iran tidak boleh menargetkan kepentingan atau personel AS," imbuhnya.
Sementara, Juru Bicara Angkatan Bersenjata Iran, Abolfazl Shekarchi menegaskan, AS dan Israel akan membayar mahal serangan tersebut.
Baca Juga: Kantor Staf Presiden Jelaskan Alasan Tak Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Pihaknya, kata Abolfazl, akan melancarkan serangan balik.
"Harga yang mahal... Angkatan bersenjata pasti akan menanggapi serangan Zionis ini," tegasnya.
Sebelumnya, pihak Israel menyatakan, serangan tersebut diarahkan ke lokasi yang diduga terkait dengan program nuklir Iran dan infrastruktur militer strategis.
“Kami bertindak untuk melindungi keamanan nasional kami dari ancaman nyata,” ujar seorang pejabat pertahanan Israel yang meminta namanya dirahasiakan.
Baca Juga: Proyek Jet Tempur Korea KF-21, Indonesia Bakal Kontribusi Rp7,2 Triliun
Serangan ini terjadi hanya sehari setelah Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk pertama kalinya dalam dua dekade mencela Iran karena tidak kooperatif dalam proses inspeksi nuklir.
Artikel Terkait
Satu Penumpang Diduga Selamat dari Kecelakaan Pesawat Air India, Kepala Kepolisian Beri Penjelasan
Israel Serang Teheran Ibu Kota Iran, Ketegangan Nuklir Memuncak!
AS Menegaskan Tidak Terlibat Serangan Israel ke Iran, Fokus Lindungi Pasukan di Timur Tengah
Cerita Vishwashkumar Ramesh, Korban Selamat dan Luka Ringan, 241 Penumpang Lain Tewas dalam Tragedi Air India
Iran Janji Serang Balik Israel, Bahkan Lebih Keras