• Sabtu, 18 April 2026

AS Ogah Ikut Campur Konflik India-Pakistan

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Jumat, 9 Mei 2025 | 14:45 WIB
Senator JD Vance dari Ohio yang dipilih oleh capres Donald Trump sebagai cawapresnya di Pilpres AS 2024. Foto: X @ProjectLincoln
Senator JD Vance dari Ohio yang dipilih oleh capres Donald Trump sebagai cawapresnya di Pilpres AS 2024. Foto: X @ProjectLincoln

Militer India mengatakan telah “menghalau” beberapa serangan drone Pakistan di seluruh perbatasan baratnya, sementara sirene serangan udara terdengar di sejumlah kota di India.

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, mengatakan kepada BBC bahwa negaranya belum membalas serangan India, namun akan mengakuinya jika sudah melakukannya.

Vance menyatakan bahwa AS akan terus mendorong ketenangan, tetapi mengakui ada batasan dalam pengaruh Amerika di kawasan tersebut.

“Kami akan menempuh ini melalui jalur diplomatik. Harapan dan ekspektasi kami adalah situasi ini tidak berkembang menjadi perang regional yang lebih luas atau, semoga tidak, konflik nuklir,” ujarnya. “Saat ini, kami tidak melihat itu akan terjadi.”

Pernyataan ini mencerminkan pendekatan kebijakan luar negeri “America First” dari pemerintahan Trump.

Baik Vance maupun Presiden Donald Trump telah memperingatkan bahwa AS siap mundur dari upaya mediasi jika tidak ada kemajuan yang jelas, termasuk dalam konflik yang sedang berlangsung seperti perang di Ukraina.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio telah berbicara dengan para pemimpin di Delhi dan Islamabad dalam beberapa hari terakhir dan mengeluarkan pernyataan bersama yang menyerukan “de-eskalasi segera”.

Diplomat dari Iran dan Arab Saudi juga telah melakukan kunjungan ke Delhi, yang tampaknya menjadi bagian dari upaya regional untuk meredakan ketegangan sebelum konflik meluas.

Vance, yang mengunjungi India bulan lalu, sebelumnya mengakui hak India untuk membalas serangan teroris namun memperingatkan agar situasi tidak “lepas kendali”.

“Harapan kami adalah India merespons serangan teroris ini dengan cara yang tidak memicu konflik regional yang lebih besar,” ujarnya saat itu, merujuk pada serangan teroris di Pahalgam yang menewaskan 26 warga sipil India pada April.

“Dan kami berharap, sejujurnya, Pakistan—jika memang mereka bertanggung jawab—bisa bekerja sama dengan India untuk memastikan para teroris yang kadang beroperasi di wilayah mereka ditangkap dan diadili.”

Meski ada seruan internasional, penembakan lintas batas dan aktivitas drone terus berlangsung hingga Kamis.

Laporan lokal menyebut ribuan warga telah mengungsi dari desa-desa di dekat Garis Kontrol (LoC) karena takut akan eskalasi lebih lanjut.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X