• Sabtu, 18 April 2026

Kecam Oposisi, Menhan Australia Bantah Indonesia Beri Tempat Pesawat Militer Rusia di Biak Numfor Papua

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Rabu, 16 April 2025 | 10:15 WIB
Menteri Pertahanan Australia Richard Marles membantah kabar Indonesia beri tempat pesawat militer Rusia di Biak Numfor Papua. (Instagram Richard Marles)
Menteri Pertahanan Australia Richard Marles membantah kabar Indonesia beri tempat pesawat militer Rusia di Biak Numfor Papua. (Instagram Richard Marles)

KONTEKS.CO.ID - Menteri Pertahanan Australia Richard Marles membantah keras laporan yang menyebutkan Rusia berniat membangun pangkalan udara dan menempatkan pesawat militernya di Indonesia.

Lokasi itu diisukan berada sekitar 1.400 kilometer dari daratan Australia, atau Darwin.

Dalam wawancara media 9news, Senin kemarin, Richard Marles mengungkapkan telah berbicara langsung dengan Menteri Pertahanan Indonesia, Shafrie Jamsoeddin.

Dalam pembicaraan tersebut, pihak Indonesia menegaskan tidak pernah menerima ataupun mempertimbangkan permintaan dari Rusia untuk menempatkan pesawat militernya di wilayah Indonesia.

"Indonesia dengan tegas menyampaikan laporan mengenai kemungkinan pesawat Rusia beroperasi dari Indonesia adalah tidak benar," kata Marles.

"Indonesia tidak memiliki niat untuk melakukan hal tersebut, dan itu tentu kabar baik bagi Australia.”

Marles pun mengecam pernyataan pemimpin oposisi Australia, Peter Dutton, yang sebelumnya mengklaim Presiden Indonesia Prabowo Subianto, telah membuat pengumuman resmi terkait kerja sama militer dengan Rusia.

Richard Marles menyebut pernyataan tersebut tidak berdasar dan berbahaya.

"Saya tidak bisa cukup menekankan betapa berbahayanya seorang calon perdana menteri menempatkan kata-kata di mulut Presiden Indonesia, yang ternyata sepenuhnya tidak benar," tegasnya.

Ketegangan muncul setelah muncul laporan media yang menyebutkan kemungkinan kehadiran militer Rusia di Indonesia melalui kerja sama pertahanan, menyusul latihan laut gabungan antara kedua negara di Laut Jawa.

Menanggapi hal ini, Marles menyatakan bahwa meskipun Indonesia memiliki hubungan diplomatik dan kerja sama militer dengan berbagai negara, termasuk Rusia, hal tersebut bukan hal baru.

Ia menegaskan Australia tetap percaya terhadap komitmen Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan.

"Hubungan pertahanan kita dengan Indonesia saat ini berada pada titik terbaiknya," ujar Marles.

"Kami memiliki kerja sama yang sangat erat, termasuk perjanjian pertahanan yang kami tandatangani tahun lalu bersama Prabowo."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X