Beberapa warga menyebutkan bahwa pemerintah Myanmar selama ini mempersulit renovasi masjid-masjid tersebut.
Baca Juga: Tamat! Undercover High School Episode 12: Happy Ending? Tapi Hae Seong Terluka Parah
Renovasi Masjid Terhambat Aturan Pemerintah
Muslim di Myanmar merupakan kelompok minoritas yang sering mengalami diskriminasi. Laporan Departemen Luar Negeri AS tahun 2017 menyebutkan bahwa pemerintah Myanmar telah lama menghambat perbaikan dan pembangunan masjid baru.
Banyak masjid bersejarah dibiarkan rusak karena tidak mendapatkan izin renovasi. Sementara itu, bangunan Buddha juga terdampak parah.
Pemerintah Myanmar mencatat 670 biara dan 290 pagoda mengalami kerusakan akibat gempa. Namun, dalam laporan resmi mereka, tidak ada penyebutan kerusakan masjid.
Baca Juga: Klaim Ibunya Stroke Usai Dibentak Tim Ridwan Kamil, Lisa Mariana: Gue Bukan Jual Kisah!
Seorang pria bernama Julian Kyle melalui media sosial memohon bantuan alat berat untuk mengevakuasi jenazah keluarganya yang tertimpa reruntuhan masjid di Mandalay.
"Di bawah reruntuhan ini, anggota keluarga saya kehilangan nyawa mereka. Kami sangat ingin menemukan jenazah mereka," tulisnya.
Di kota Taungnoo, sekitar 370 km dari Mandalay, seorang saksi mata menceritakan bahwa saat ia sedang sholat, satu sisi masjid runtuh dan menimpa dua barisan jamaah di depannya.
Baca Juga: Tesla dan Nvidia Keok! China Ambil Alih Dominasi Teknologi
"Saya melihat banyak orang dievakuasi, beberapa dari mereka meninggal tepat di depan mata saya," katanya, menggambarkan betapa memilukannya tragedi ini.***
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 7,7 di Myanmar, Guncangannya sampai ke Bangladesh dan Thailand
Gedung Roboh Diguncang Gempa Myanmar, PM Thailand: Bangkok Zona Darurat
Gempa Dahsyat Guncang Perbatasan Myanmar-Thailand, Bursa Saham Thailand Disuspensi
Gempa Myanmar: 3 Orang Meninggal Tertimpa Reruntuhan Masjid saat Berdoa Usai Salat Jumat
Korban Gempa Myanmar Terus Bertambah, 1.002 Orang Meninggal Dunia