KPK Buru Dalang Penghilang Barang Bukti
Drama penyidikan ini makin tegang setelah muncul isu adanya upaya penghilangan barang bukti di kantor Maktour beberapa waktu lalu.
KPK kabarnya sudah mengantongi identitas pihak yang mencoba menghambat proses hukum tersebut. Lewat pemanggilan Fuad Hasan Masyhur hari ini, penyidik berharap bisa mendapatkan transparansi lebih dalam soal bagaimana distribusi kuota haji itu dikelola secara internal antara pemerintah dan pihak swasta.
​"Benar, hari ini Senin 26 Januari 2026, KPK melakukan penjadwalan pemeriksaan saksi FHM, selaku pihak swasta, dalam lanjutan penyidikan perkara kuota haji," tegas Budi Prasetyo.***
Artikel Terkait
KPK Gercep! Geledah Rumah Wali Kota Madiun dan Bupati Pati, Barbuk Uang Tunai Hingga Dokumen Rahasia Disita
Gali Data Korupsi EDC BRI, KPK Panggil dan Periksa Pejabat Bank Rakyat Indonesia
Kasus Korupsi Kuota Haji Makin Panas, KPK Panggil Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hari Ini
KPK Juga Cecar Dito Ariotedjo soal Travel Maktour Milik Fuad Masyhur
KPK Ungkap Alasan Garap Dito Ariotedjo dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
KPK Dalami Tambahan 20 Ribu Kuota Haji dari Dito Ariotedjo
Geledah Rumah Bupati Pati, KPK Sita Uang Ratusan Juta dalam Kasus Pemerasan Sudewo
KPK Pastikan Kembali Garap Bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur dalam Kasus Kuota Haji
KPK Sebut Sudewo Bisa Kantongi Rp50 Miliar dari Pemerasan Perangkat Desa
Kasus Korupsi Jalan Mempawah Menggantung, KPK Diminta Transparan soal Ria Norsan