KONTEKS.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) menjadi penentu utama apakah Indonesia mampu melompat menjadi bangsa maju atau tetap tertinggal dalam persaingan global.
Menurut Presiden, penguasaan iptek bukan sekadar pilihan kebijakan, melainkan syarat mutlak untuk membangun peradaban dan menghapus kemiskinan.
Penegasan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa, 13 Januari 2026.
Baca Juga: Prabowo Target SMA Taruna Nusantara Ada di Tiap Provinsi dalam 4 Tahun ke Depan
Dalam pidatonya, Presiden menekankan bahwa kesejahteraan rakyat hanya dapat dicapai jika negara serius membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan berkualitas.
“Dengan demikian kita dapat memberi kesejahteraan kepada rakyat Indonesia. Kita dapat memberi kualitas hidup kepada seluruh rakyat Indonesia untuk hidup dalam kondisi yang baik, hidup lepas dari kemiskinan dan kelaparan,” ucap Presiden.
Sekolah Unggulan Berperan Cetak SDM Berkualitas
Prabowo menilai sekolah-sekolah unggulan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi pemimpin dan ilmuwan masa depan.
Berdasarkan pengamatannya terhadap negara-negara maju dan negara yang tumbuh pesat, keberhasilan pembangunan hampir selalu ditopang oleh jaringan pendidikan unggulan yang kuat dan merata.
“Dari pengamatan kita kepada negara-negara yang berkembang dengan pesat, bahkan dengan negara-negara yang sudah jauh pembangunannya, peradabannya, terdapat di sebuah negara mungkin di atas 100 sekolah-sekolah semacam ini,” kata Presiden.
SMA Taruna Nusantara, menurut Prabowo, dirancang sebagai salah satu instrumen negara untuk mengejar keunggulan iptek.
Baca Juga: Prabowo Gaspol Sekolah Rakyat: 166 Resmi Dibuka, Target 2029 Tembus 500 SR di 34 Provinsi
Perluasan SMA Taruna Nusantara
Sekolah yang pertama kali berdiri di Magelang pada awal 1990-an itu kini diperluas ke berbagai wilayah strategis sebagai bagian dari agenda besar pemerataan pendidikan unggulan.
Selain kampus baru di Malang dan Cimahi, pemerintah tengah membangun SMA Taruna Nusantara di sejumlah daerah lain, termasuk kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan, Minahasa di Sulawesi Utara, serta Pagar Alam di Sumatera Selatan.
Artikel Terkait
Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan Rp123 T: Kilang Terbesar RI, Kapasitas Naik Jadi 360 Ribu Barel
Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Dorong Akses Pendidikan Inklusif: Ini Terobosan yang Berani
Prabowo: Saya Lebih Hormat Sama Pemulung dan Tukang Becak daripada Orang Pintar tapi Curi Uang Rakyat
Prabowo Gaspol Sekolah Rakyat: 166 Resmi Dibuka, Target 2029 Tembus 500 SR di 34 Provinsi
Prabowo Target SMA Taruna Nusantara Ada di Tiap Provinsi dalam 4 Tahun ke Depan