• Sabtu, 18 April 2026

Prabowo Target SMA Taruna Nusantara Ada di Tiap Provinsi dalam 4 Tahun ke Depan

Photo Author
Lopi Kasim, Konteks.co.id
- Selasa, 13 Januari 2026 | 16:02 WIB
Presiden Prabowo resmikan SMA Taruna Nusantara di Malang (Foto: YouTube/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo resmikan SMA Taruna Nusantara di Malang (Foto: YouTube/Sekretariat Presiden)

KONTEKS.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto menargetkan setiap provinsi di Indonesia
ada satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda.

Target tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa 13 Januari 2026.

"Nanti sasaran kita adalah hampir di tiap provinsi harus ada satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda. Satu sekolah unggulan," ujarnya.

Baca Juga: IKN Bangun Pusat Spiritual Nasional, Masjid dan Basilika Jadi Ikon Toleransi Beragama

Tak hanya itu, Prabowo juga akan mendirikan sekolah unggulan terintegrasi di setiap Kabupaten.

Targetnya, proyek itu akan rampung dalam empat tahun ke depan.

Kepala Negara menekankan, pendidikan merupakan salah satu sektor krusial dalam pembangunan bangsa.

"Kita berharap 500 ini bisa kita selesaikan dalam 4 tahun ke depan," targetnya.

Untuk SMA Taruna Nusantara, kata dia, kini sudah ada tiga sekolah yang telah beroperasi.

Baca Juga: Modernisasi Armada Pertahanan Indonesia Dipercepat Lewat Skema Multinasional

Pertama, di Magelang yang berdiri pada medio 1990 lalu yakni di Cimahi dan satu lagi di Malang yang baru saja ia resmikan hari ini.

"Kemudian kita sedang membangun di Kalimantan, yaitu di kawasan IKN. Kemudian di Sulawesi Utara di Minahasa, dan di Sumatera Selatan di Pagar Alam," sebutnya.

Dia menargetkan seluruh sekolah itu bisa beroperasi pada akhir 2026 ini.

Sementara kepada para siswa, Prabowo meminta mengemban ilmu dengan sungguh-sungguh. Dia berharap, menjadi orang sukses yang mengabdi bagi bangsa dan negara usai lulus dari Taruna Nusantara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X