• Sabtu, 18 April 2026

Prabowo: Saya Lebih Hormat Sama Pemulung dan Tukang Becak daripada Orang Pintar tapi Curi Uang Rakyat

Photo Author
Rizki Adiputra, Konteks.co.id
- Selasa, 13 Januari 2026 | 05:25 WIB
Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube/Sekretariat Presiden)

KONTEKS.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan keras soal moral dan kejujuran dalam pidatonya saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat.

Ia menegaskan lebih menghormati pemulung dan tukang becak dibanding orang-orang berpendidikan tinggi yang justru terjerat korupsi.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat peresmian Sekolah Rakyat yang digelar serentak di 34 provinsi dan dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026.

Baca Juga: Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Dorong Akses Pendidikan Inklusif: Ini Terobosan yang Berani

Di hadapan para siswa, guru, dan undangan, Presiden menekankan bahwa martabat seseorang tidak ditentukan oleh gelar akademik, melainkan oleh kejujuran dan kerja keras.

Pernyataan Berkelas Prabowo

Pada kesempatan itu, Prabowo menyampaikan pesan khusus kepada para siswa Sekolah Rakyat agar tidak merasa rendah diri terhadap latar belakang keluarga mereka.

Ia menegaskan bahwa pekerjaan orang tua, apa pun bentuknya, merupakan pekerjaan yang mulia karena dilakukan dengan keringat dan kejujuran.

“Jangan kau malu. Mereka mulia, mereka bekerja keras, halal, bekerja dengan keringat untuk masa depanmu. Jangan pernah kecil hati,” ucap Prabowo, mengutip dari siaran langsung pada saluran YouTube Sekretariat Presiden.

Mantan Menteri Pertahanan era Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu juga mengingatkan para siswa untuk selalu menghormati orang tua.

Lebih Hormati Pemulung daripada Koruptor

Menurutnya, orang tua yang bekerja jujur jauh lebih mulia dibanding kaum intelektual yang menyalahgunakan kecerdasan untuk memperkaya diri sendiri.

“Saya lebih hormat sama pemulung, saya lebih hormat dengan tukang becak yang kerja dengan keringat, daripada mereka yang pintar-pintar tapi mencuri uang rakyat,” tegasnya.

Baca Juga: Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan Rp123 T: Kilang Terbesar RI, Kapasitas Naik Jadi 360 Ribu Barel

“Hormati orang tuamu, kalau perlu kau pulang, kau sungkem, kau cium kaki orang tuamu,” timpal mantan Danjen Kopassus ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rizki Adiputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X